Tanam Bambu di Cisoka, Bupati Tangerang Tancap Gas Hijaukan Daerah

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG — Mata Aktual News
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid tak sekadar bicara soal lingkungan. Ia turun langsung menanam bambu di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Cisoka, Rabu (21/1/2026). Aksi simbolik ini menjadi penanda dimulainya pengembangan RTH berbasis bambu di seluruh Kabupaten Tangerang.

Didampingi Plh Sekretaris Daerah serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati menegaskan bahwa pembangunan ruang terbuka hijau bukan proyek musiman, melainkan bagian dari arah besar pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Tangerang.

“RPJMD sudah jelas. Kita fokus bangun RTH di seluruh kecamatan. Hari ini dimulai dari Cisoka. Ke depan, kawasan ini bukan hanya hijau, tapi jadi ruang publik untuk warga wisata, UMKM, sampai pemberdayaan masyarakat,” tegas Maesyal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bupati, bambu dipilih bukan tanpa alasan. Selain ramah lingkungan, bambu punya nilai historis dan identitas kuat bagi Kabupaten Tangerang. Bahkan, bambu melekat dalam logo daerah.

“Pelestarian lingkungan jadi prioritas utama. Bambu ini bukan sekadar tanaman, tapi identitas daerah kita,” ujarnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandi, menyebut bambu sebagai simbol sejarah dan budaya yang pernah mengangkat nama Tangerang hingga mancanegara. Ia mengingatkan, kejayaan bambu di masa lalu bukan dongeng.

“Bambu adalah sejarah dan jati diri Kabupaten Tangerang. Tahun 1920-an, topi bambu dari sini sudah diekspor ke Eropa. Pengrajinnya masih ada, tinggal kita perkuat lagi,” kata Erwin.

Pengembangan RTH Bambu Cisoka, lanjut Erwin, dilakukan bertahap. Saat ini masih tahap pematangan lahan. Penanaman bambu akan dilakukan rutin setiap bulan dengan varietas berbeda.

“Sekarang sudah ada 17 varietas bambu. Nanti kita tambah terus. Di APBD Perubahan, fasilitas pendukung akan dibangun—parkir, gerbang, area UMKM, jogging track, toilet, sampai musholla. Target akhir 2026 sudah bisa dimanfaatkan warga,” jelasnya.

Ia menegaskan, RTH bambu tak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota, tapi juga mesin ekonomi rakyat. Pemerintah, kata dia, wajib hadir menghidupkan kembali ekonomi kreatif berbasis bambu.

“Bambu punya nilai ekonomi besar. Ini peluang UMKM, industri kreatif, sekaligus edukasi lingkungan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan, awal 2027 RTH Bambu Cisoka sudah benar-benar menjadi ruang publik yang hidup—bukan sekadar taman kosong.

Tak berhenti di Cisoka, Pemkab Tangerang menargetkan pembangunan enam RTH baru di kecamatan lain sepanjang 2026. Sesuai RPJMD, di akhir masa jabatan Bupati, seluruh 29 kecamatan ditargetkan memiliki RTH dengan bambu sebagai identitas lokal masing-masing.

“Setiap kecamatan punya ciri khas. Rajeg dengan bambu cendani, Mauk dengan bambu kuning. Ini cara kita menjaga lingkungan sekaligus merawat identitas daerah,” pungkas Erwin.

Reporter: Alex Didi
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights