Jakarta, Mata Aktual News — Lahan sempit di tengah padatnya permukiman Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, kini disulap menjadi kawasan urban farming yang produktif. Program tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Kamis (21/5/2026), sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan masyarakat perkotaan.
Peresmian Urban Farming Taman PKK yang berada di Jalan Keutamaan itu ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, dan penanaman bibit tanaman bersama jajaran pemerintah kecamatan, TP PKK, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Iin menegaskan keterbatasan lahan bukan alasan untuk berhenti bercocok tanam. Menurutnya, masyarakat tetap dapat memanfaatkan ruang sempit di lingkungan rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Urban farming bukan sekadar menanam, tetapi bagaimana kita menjaga ketahanan pangan secara bersama dan berkesinambungan,” ujar Iin.
Ia menjelaskan, pot, rak tanaman, dinding rumah, hingga barang bekas dapat dimanfaatkan sebagai media tanam produktif. Warga juga didorong menanam kebutuhan dapur seperti cabai, tomat, bawang merah, bayam, dan terong guna membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Selain memperkuat ketahanan pangan, Iin menilai urban farming mampu mempererat hubungan sosial masyarakat di lingkungan permukiman.
“Hadirnya RT dan RW itu untuk mewujudkan kerukunan warga. Kegiatan seperti ini menjadi sarana masyarakat untuk berkumpul dan saling mendukung,” katanya.
Sementara itu, Lurah Krukut, Rudi Kartono Wibowo, mengatakan kawasan urban farming tersebut merupakan pengembangan dari program sebelumnya yang terkendala keterbatasan lahan.
Menurutnya, Kelurahan Krukut juga mengembangkan budidaya ikan nila sebagai bagian dari program ketahanan pangan terpadu. Bahkan, pihaknya tengah menyiapkan budidaya kentang yang akan dijadikan ikon urban farming wilayah tersebut.
“Kentang nantinya akan dikembangkan di seluruh RW agar masyarakat semakin semangat memanfaatkan lahan yang ada,” kata Rudi.
Ia menjelaskan area urban farming dibagi dalam beberapa kapling yang dikelola bersama TP PKK Kelurahan dan TP PKK RW agar warga memiliki rasa tanggung jawab dalam merawat kawasan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Tamansari Simson Hutagalung, Kapolsek Metro Tamansari Bobby M. Zulfikar, unsur TNI-Polri, FKDM, LMK, Satpol PP, para lurah se-Kecamatan Tamansari, serta tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan peninjauan lokasi urban farming yang berada di Rumah Dinas Lurah Kelurahan Krukut.
Reporter: Jack
Editor: Redaksi








