Sampah Menumpuk di TPS Rawadas, Imbas Pembatasan di Bantar Gebang Ganggu Aktivitas Warga

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News – Pembatasan pembuangan sampah ke TPST Bantar Gebang berdampak langsung pada penumpukan sampah di sejumlah wilayah DKI Jakarta. Salah satu titik yang terdampak parah adalah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Rawadas, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan Mata Aktual News pada Senin (30/3/2026) siang, tumpukan sampah di lokasi tersebut terlihat menggunung hingga melebihi ketinggian dua meter. Kondisi ini diperparah dengan keterlambatan pengangkutan, sehingga volume sampah terus bertambah dan mulai meluber ke badan jalan.

Akibatnya, akses menuju permukiman warga nyaris tertutup. Sejumlah warga mengeluhkan terganggunya mobilitas harian, terutama bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki yang harus melintasi area tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menghambat aktivitas, persoalan lain yang tak kalah serius adalah bau menyengat yang ditimbulkan dari tumpukan sampah. Aroma tidak sedap tercium hingga ke lingkungan permukiman, memicu ketidaknyamanan bahkan kekhawatiran terkait kesehatan.

“Baunya sangat menyengat, apalagi siang hari. Sudah mulai mengganggu aktivitas dan kesehatan warga,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi kondisi tersebut, aktivis lingkungan hidup Haidin Deni Supriyadi yang akrab disapa Bang Daeng menilai situasi ini mencerminkan lemahnya sistem pengelolaan sampah yang masih bergantung pada satu titik pembuangan.

“Ini menjadi alarm keras bagi pemerintah. Ketergantungan terhadap TPST Bantar Gebang tanpa diimbangi pengolahan sampah di hulu akan selalu memicu krisis seperti ini. Harus ada langkah konkret, mulai dari pengurangan sampah, pemilahan di sumber, hingga penguatan fasilitas pengolahan di tingkat wilayah,” tegasnya. Selasa (31/3/2026).

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah darurat guna mengurai penumpukan sampah, sekaligus menyusun strategi jangka panjang yang berkelanjutan.

Situasi ini disebut sebagai dampak lanjutan dari kebijakan pembatasan pengiriman sampah ke TPST Bantar Gebang, yang selama ini menjadi lokasi utama pengolahan sampah dari DKI Jakarta. Pembatasan tersebut membuat distribusi sampah tersendat, sehingga TPS di sejumlah wilayah mengalami kelebihan kapasitas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan jangka pendek maupun solusi jangka panjang untuk mengatasi penumpukan sampah di TPS Rawadas.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan terukur guna mencegah dampak yang lebih luas, baik dari sisi lingkungan maupun kesehatan publik.

(Tim Investigasi)

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!
Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan
Garda Prabowo Turun ke Sawah, Bawa Solusi Organik untuk Selamatkan Lahan Pertanian Ciamis
Wamenaker dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri Tangani Sengketa PHK PT Amos Indah Indonesia
Geruduk Kantor Imigrasi, Aktivis Bongkar Dugaan Permainan KITAS WNA Rusia: “Siapa yang Melindungi Mereka?”
Operasi Parkir Liar Jaktim Memanas, Muncul Dugaan Setoran ke Oknum Petugas
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:16 WIB

Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:33 WIB

Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:00 WIB

Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:13 WIB

Garda Prabowo Turun ke Sawah, Bawa Solusi Organik untuk Selamatkan Lahan Pertanian Ciamis

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights