Musrenbang Mauk Digelar, Warga Bicara Lantang: Jalan Rusak, Banjir, UMKM Jadi Tuntutan

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG — Mata Aktual News
Suara warga Kecamatan Mauk akhirnya naik ke meja perencanaan. Lewat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk penyusunan RKPD 2027, pemerintah kecamatan membuka ruang adu gagasan sekaligus curhat pembangunan. Jalan rusak, banjir, pendidikan, hingga nasib UMKM menjadi sorotan utama.

Musrenbang yang digelar di Aula Kecamatan Mauk itu bukan sekadar rutinitas tahunan. Forum ini menjadi ajang adu data dan kebutuhan riil warga dengan arah kebijakan pemerintah daerah. Tema yang diusung menegaskan tekad mendorong ekonomi lokal, memperkuat perdagangan rakyat, dan menjaga ketahanan pangan di tingkat desa.

Lengkap sudah para pemangku kepentingan hadir. Jajaran Forkopimcam Mauk, Kapolsek dan Danramil Mauk, para kepala desa, Lurah Mauk Timur, kepala sekolah, tokoh masyarakat, hingga tokoh pendidikan Akhmad Abung duduk satu meja. Pesannya jelas: pembangunan tak bisa jalan sendiri, harus gotong royong lintas sektor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Mauk, Angga Yulyantono, S.IP., M.Si., menegaskan Musrenbang bukan sekadar formalitas yang berakhir di tumpukan dokumen.

“Ini ruang mendengar langsung suara masyarakat. Kalau usulan tidak tepat sasaran, pembangunan hanya akan jadi proyek, bukan solusi,” tegas Angga.

Dalam forum itu, usulan warga mengalir deras. Mulai dari perbaikan jalan desa yang selama ini jadi urat nadi ekonomi, drainase yang kerap bikin wilayah kebanjiran, hingga penguatan pendidikan dan kualitas sumber daya manusia. UMKM lokal pun menuntut perhatian lebih, agar tak sekadar jadi jargon pemberdayaan.

Sektor pertanian dan ketahanan pangan desa juga mencuat, seiring kebutuhan menjaga pasokan dan penghasilan petani. Tak ketinggalan, dorongan pengembangan industri kecil yang mampu menyerap tenaga kerja lokal agar warga tak terus jadi penonton di kampung sendiri.

Kapolsek Mauk mengingatkan, pembangunan tanpa rasa aman hanya akan memicu masalah baru. Stabilitas kamtibmas, kata dia, adalah fondasi agar roda ekonomi bisa berputar tanpa gesekan sosial.

Senada, Danramil Mauk menekankan pentingnya sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. Pembangunan, menurutnya, harus berkelanjutan dan tidak meninggalkan potensi konflik di tengah warga.

Tokoh pendidikan Akhmad Abung mengingatkan pemerintah agar tak terjebak pada pembangunan fisik semata. “Bangunan bisa berdiri cepat, tapi SDM butuh proses panjang. Pendidikan harus jadi prioritas,” ujarnya.

Musrenbang Kecamatan Mauk akhirnya ditutup dengan komitmen bersama: menyaring dan mengawal usulan prioritas untuk dibawa ke tingkat Kabupaten Tangerang. Harapannya satu pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi.

Reporter: Alex Didi
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights