Dinsos Depok Targetkan 200 Mahasiswa Penerima Beasiswa Gratis 2026

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK | Mata Aktual News – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok menargetkan sebanyak 200 mahasiswa sebagai penerima Program Beasiswa Kuliah Gratis pada tahun 2026. Program ini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Depok dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya, saat menerima audiensi pengurus Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kota Depok di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Utang menyampaikan apresiasi atas peran aktif SWI Depok yang selama ini turut membantu menyuarakan persoalan sosial di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan insan pers agar penanganan masalah sosial berjalan tepat sasaran dan transparan.

“Kolaborasi dengan rekan-rekan wartawan sangat penting, terutama dalam menyampaikan informasi program sosial agar benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” ujar Utang.

Selain program beasiswa, Utang juga memaparkan program unggulan lainnya, yakni Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI). Ia menjelaskan bahwa pembangunan fisik gedung RKAI direncanakan mulai berjalan tahun ini. Saat ini, Dinsos masih memfokuskan persiapan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) serta penyusunan kurikulum pelayanan yang sesuai bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Depok.

Sementara untuk Program Beasiswa Kuliah Gratis, Utang mengungkapkan bahwa Pemkot Depok tengah merumuskan kebijakan teknis dan regulasi pelaksanaannya. Pembahasan tersebut telah dikoordinasikan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam rapat pada Rabu pagi.

Program beasiswa ini dibagi dalam dua skema. Program reguler diperuntukkan bagi 170 mahasiswa dengan nilai bantuan sebesar Rp23 juta per mahasiswa, sedangkan program khusus atau lanjutan diberikan kepada 30 mahasiswa dengan nilai bantuan Rp38 juta per mahasiswa.

“Saat ini masih dalam tahap evaluasi rencana dan penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwal). Kami ingin memastikan proses seleksi benar-benar ketat dan penerima manfaat adalah mereka yang layak,” tegasnya.

Utang berharap, melalui kerja sama yang terus terjalin dengan SWI Depok, informasi mengenai program-program sosial pemerintah dapat tersampaikan secara objektif dan akurat, sekaligus menjadi sarana pengawasan publik terhadap pelaksanaannya.

Reporter: Hasi Fadillah
Editor: Akmal Aoulia

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights