Dikomplain Warga, Tempat Sampah ‘Biang Bau’ di Kramat Akhirnya Ditutup Permanen!

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Mata Aktual News — Setelah lama bikin geram, tempat pengelolaan sampah swasta di Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, akhirnya tamat riwayatnya. Kamis (9/4/2026), lokasi yang dituding jadi biang bau dan serbuan lalat itu resmi ditutup permanen oleh petugas.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang bersama Satpol PP dan Trantib turun langsung ke lokasi. Aktivitas pengolahan sampah basah yang selama ini meresahkan warga langsung dihentikan tanpa kompromi.

Penutupan ini jadi jawaban atas keluhan warga yang selama ini merasa “dibiarkan” hidup berdampingan dengan bau menyengat dan lingkungan tak sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah lama kami komplain, sekarang baru benar-benar ditindak,” ujar seorang warga dengan nada lega.

Perwakilan DLHK, Ahmad Mafud, menyebut pihaknya langsung bergerak setelah instruksi pimpinan turun, meski mengakui ada keterlambatan aliran informasi dari tingkat bawah.

“Perintah kami terima tadi malam, pagi ini langsung kami eksekusi di lapangan,” tegasnya.

DLHK juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk melapor. Aduan lingkungan, kata dia, dilayani 24 jam tanpa harus menunggu viral di medsos.

Kepala Desa Kramat, Nur Alam, tak menampik pihaknya sudah mencoba jalan damai. Namun, pengelola disebut tak menggubris kesepakatan yang sudah dibuat.

“Mediasi sudah, tapi tidak dipatuhi. Jadi penutupan ini memang sudah tidak bisa ditawar lagi,” ujarnya.

Meski aktivitas sudah dihentikan, persoalan belum sepenuhnya beres. Tumpukan residu sampah masih tersisa dan akan segera ditangani bersama pihak kecamatan.

Penutupan ini jadi peringatan keras: bisnis sampah tak bisa jalan semaunya. Kalau merugikan warga, ujungnya cuma satu disikat habis.

Reporter: M. Insani Bayhaqi
Editor: Redaktur

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!
Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan
Garda Prabowo Turun ke Sawah, Bawa Solusi Organik untuk Selamatkan Lahan Pertanian Ciamis
Wamenaker dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri Tangani Sengketa PHK PT Amos Indah Indonesia
Geruduk Kantor Imigrasi, Aktivis Bongkar Dugaan Permainan KITAS WNA Rusia: “Siapa yang Melindungi Mereka?”
Operasi Parkir Liar Jaktim Memanas, Muncul Dugaan Setoran ke Oknum Petugas
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:16 WIB

Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:33 WIB

Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:00 WIB

Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:13 WIB

Garda Prabowo Turun ke Sawah, Bawa Solusi Organik untuk Selamatkan Lahan Pertanian Ciamis

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights