Alwiyah Ahmad Sorot Kasus Daycare di Yogyakarta: Negara Jangan Lalai, Keselamatan Anak Taruhannya!

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News – Dugaan kelalaian di layanan penitipan anak (daycare) di Yogyakarta memicu sorotan tajam. Alwiyah Ahmad, aktivis hukum, menegaskan kasus ini bukan sekadar insiden, melainkan alarm keras bagi pemerintah agar tidak lagi lengah dalam pengawasan.

“Daycare itu bukan tempat ‘titip lalu selesai’. Ini ruang perlindungan anak yang wajib aman, nyaman, dan diawasi ketat,” tegasnya, Rabu (29/04/2026).

Ia menilai pengawasan yang selama ini berjalan masih terlalu administratif dan jauh dari pengawasan nyata di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemerintah harus turun langsung memastikan setiap daycare benar-benar layak beroperasi.
“Jangan hanya periksa berkas. Cek langsung kondisi di lapangan. Pastikan anak-anak benar-benar terlindungi,” ujarnya.

Alwiyah juga mendesak evaluasi total terhadap seluruh operasional daycare mulai dari izin, fasilitas, hingga sistem pengawasan harian. Ia mengingatkan, celah sekecil apa pun bisa berujung risiko besar.
“Jangan ada daycare ‘abal-abal’ yang lolos tanpa standar jelas. Ini menyangkut keselamatan anak,” katanya.

Sorotan lain diarahkan pada kualitas pengasuh. Ia menegaskan, kompetensi tenaga pengasuh bukan hal sepele, melainkan faktor penentu keselamatan dan tumbuh kembang anak.

“Pengasuh harus terlatih dan siap. Jangan sampai anak dititipkan, tapi ditangani oleh orang yang tidak punya keahlian,” tegasnya lagi.

Ia menilai kasus di Yogyakarta membuka celah serius dalam sistem pengawasan daycare yang selama ini luput dibenahi. Jika dibiarkan, potensi kelalaian serupa bisa terus berulang.
Karena itu, Alwiyah mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait bergerak cepat: audit menyeluruh, pembinaan, hingga penertiban semua daycare tanpa kompromi.

“Ini soal nyawa dan masa depan anak. Negara wajib hadir, bukan sekadar formalitas,” pungkasnya.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri Tangani Sengketa PHK PT Amos Indah Indonesia
Geruduk Kantor Imigrasi, Aktivis Bongkar Dugaan Permainan KITAS WNA Rusia: “Siapa yang Melindungi Mereka?”
Operasi Parkir Liar Jaktim Memanas, Muncul Dugaan Setoran ke Oknum Petugas
Satpol PP Kecamatan Jatinegara Gelar Operasi Kamis Tertib Trotoar, Tertibkan PKL Hingga Parkir Liar
Pramono Sulap Lahan Tidur Jadi Mesin Uang Jakarta, 7 Investor Langsung Pasang Mata
Kesbangpol Jakbar Gelar Dialog Cinta Seni dan Budaya, Perkuat Persatuan Bangsa
Jalan Bukan Ladang Uang! Pemprov DKI Sapu Bersih Parkir Liar
Buruh Kepung Kemenaker, Teriak: Stop PHK, Jangan Jadikan Pekerja Tumbal Krisis!
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:46 WIB

Wamenaker dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri Tangani Sengketa PHK PT Amos Indah Indonesia

Senin, 15 Juni 2026 - 22:29 WIB

Geruduk Kantor Imigrasi, Aktivis Bongkar Dugaan Permainan KITAS WNA Rusia: “Siapa yang Melindungi Mereka?”

Senin, 15 Juni 2026 - 22:09 WIB

Operasi Parkir Liar Jaktim Memanas, Muncul Dugaan Setoran ke Oknum Petugas

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:03 WIB

Satpol PP Kecamatan Jatinegara Gelar Operasi Kamis Tertib Trotoar, Tertibkan PKL Hingga Parkir Liar

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pramono Sulap Lahan Tidur Jadi Mesin Uang Jakarta, 7 Investor Langsung Pasang Mata

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights