KPKB Desak KPK dan Kejagung Usut Inspektorat Kabupaten Bogor

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 02:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Mata Aktual News— Kumpulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu (KPKB) menyuarakan kritik tajam terhadap kinerja Inspektorat Kabupaten Bogor yang dinilai tidak transparan dalam menjalankan fungsi pengawasan internal terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Aktivis KPKB, Zefferi, menilai Inspektorat justru berpotensi menjadi tameng bagi sejumlah OPD yang diduga melakukan pelanggaran dalam pengelolaan keuangan daerah. dalam keterangannya kepada Redaksi Mata Aktual News Kamis (17/7/2025)

Ia menyoroti bahwa laporan audit dan evaluasi yang diterbitkan Inspektorat selama ini terkesan normatif dan tidak menyentuh akar permasalahan. Menurutnya, pola pengawasan yang tidak tajam ini justru melemahkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zefferi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung RI untuk segera turun tangan melakukan audit investigatif terhadap laporan-laporan Inspektorat Kabupaten Bogor, khususnya dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) oleh sejumlah OPD.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan bisa membuka ruang bagi praktik penyalahgunaan anggaran, suap, dan permainan proyek yang berdampak buruk bagi pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Senada dengan itu, Yudistira Sekretaris Umum LSM Matahari, yang juga aktif mengawasi tata kelola lingkungan daerah, turut angkat bicara. Ia menyoroti lemahnya anggaran dalam penataan pengelolaan dan pemeliharaan lingkungan terkhusus di wilayah puncak serta minimnya akses publik terhadap informasi penggunaan anggaran tersebut.

KPKB bersama LSM Matahari menegaskan akan terus mendorong penguatan pengawasan anggaran dibidang masing-masing sesuai poksinya dan mendorong transparansi di tubuh pemerintahan daerah, terutama dalam sistem pelaporan dan evaluasi yang dilakukan Inspektorat.

Reporter: Piye
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Pramono Meradang, PMI DKI Jakarta Tarik Duit Ke ASN?
Kampanye GEMA HATI Digelar di Cipinang Besar Utara, Orang Tua Diajak Terapkan Disiplin Positif
PPID Kecamatan Jatinegara Buka Akses Informasi Publik, Warga Diminta Waspadai Hoaks
Tak Cuma Dikasih Bantuan, Disabilitas Harus Dikasih Kesempatan Kerja
Pramono-Mamdani Adu Jurus Atasi Problem Kota: Macet, Banjir Sampai Jakarta Bond
JT 51 Bujana Tirta Misterius, Lurah Pisangan Timur: Kami Tak Tahu dan Tak Pernah Rekomendasikan
Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?
Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Gubernur Pramono Meradang, PMI DKI Jakarta Tarik Duit Ke ASN?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Kampanye GEMA HATI Digelar di Cipinang Besar Utara, Orang Tua Diajak Terapkan Disiplin Positif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:46 WIB

PPID Kecamatan Jatinegara Buka Akses Informasi Publik, Warga Diminta Waspadai Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 13:59 WIB

Tak Cuma Dikasih Bantuan, Disabilitas Harus Dikasih Kesempatan Kerja

Senin, 21 September 2026 - 17:29 WIB

Pramono-Mamdani Adu Jurus Atasi Problem Kota: Macet, Banjir Sampai Jakarta Bond

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights