Bupati Tangerang: Jangan Mimpi Daerah Maju Kalau Desa Ditinggal

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | Mata Aktual News — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melontarkan peringatan keras soal arah pembangunan daerah. Ia menegaskan, tidak ada kemajuan daerah tanpa pembangunan desa yang serius dan berkelanjutan.

Pernyataan tegas itu disampaikan Maesyal saat memimpin Peringatan Hari Desa Nasional yang dirangkaikan dengan Apel Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (19/1/2026).

“Jangan mimpi daerah maju kalau desa ditinggal. Desa itu pondasi. Kalau pondasinya rapuh, bangunan pasti runtuh,” tegas Maesyal di hadapan ratusan ASN, 246 kepala desa, dan perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, desa bukan sekadar pelengkap administrasi pemerintahan, melainkan jantung ekonomi rakyat, benteng stabilitas sosial, sekaligus basis ketahanan pangan nasional. Karena itu, pembangunan desa tidak boleh lagi diperlakukan sebagai agenda pinggiran.

Mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, Maesyal menilai peringatan Hari Desa Nasional harus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan agar berhenti membangun daerah dengan meninggalkan desa.

“Ini bukan acara seremonial. Ini momentum untuk mengoreksi cara pandang kita terhadap desa,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti tata kelola pemerintahan desa yang masih terjebak rutinitas administratif. Ia mendorong aparatur desa berani melakukan lompatan menuju tata kelola digital, transparan, dan berorientasi pelayanan publik.

“Smart Village bukan jargon. Pelayanan harus cepat, terbuka, dan memudahkan warga, bukan mempersulit,” katanya.
Di sektor ekonomi, Maesyal menegaskan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih harus benar-benar berfungsi sebagai mesin penggerak ekonomi desa, bukan sekadar papan nama.

“Potensi agrikultur dan industri kreatif kita besar. Kalau dikelola serius, desa bisa jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” tandasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Tangerang meluncurkan operasional Mobil Siaga Desa untuk layanan kedaruratan, khususnya kesehatan. Saat ini tersedia 132 unit dan ditargetkan seluruh 246 desa terlayani pada 2026.

“Negara harus hadir di desa, terutama saat warga butuh pertolongan cepat,” ujar Maesyal.

Ia juga mengingatkan agar Dana Desa dikelola secara transparan dan berintegritas. Menurutnya, Dana Desa adalah amanat rakyat yang harus memberikan dampak nyata, bukan sekadar laporan administratif.

“Setiap rupiah Dana Desa harus kembali ke rakyat dalam bentuk manfaat, bukan masalah,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Maesyal menantang para kepala desa untuk menjadi pemimpin yang responsif, terbuka terhadap kritik, dan berani berinovasi.

“Desa jangan hanya jadi penyangga kota. Desa harus tumbuh sebagai pusat pertumbuhan baru yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter: Alex Didi
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights