Kolaborasi IPB dan Pemkab Bogor Dorong Tata Kelola Desa Berbasis Presisi

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR | Mata Aktual News –
Pemerintah Kabupaten Bogor bersama IPB University terus memperkuat kapasitas pemerintahan desa melalui program Sekolah Pemerintahan Desa (SPD) Angkatan V Tahun 2025.

Sebanyak 65 kepala desa resmi diwisuda dalam prosesi yang digelar di Gedung IPB University, Selasa (23/12/2025).

Wisuda SPD Angkatan V menjadi bagian dari upaya strategis Pemkab Bogor dalam membangun tata kelola desa yang profesional, presisi, dan berorientasi pada pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini mengusung tema “Cerdas, Presisi, Istimewa”, yang menekankan pentingnya pengambilan kebijakan berbasis data, perencanaan terukur, serta peningkatan kualitas pelayanan masyarakat desa.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Drs. Hadijana, S.Sos., M.Si., jajaran akademisi IPB University, serta para kepala desa peserta SPD Angkatan V.

Kepala Desa Cibeteung Muara, Asep Suhendar, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Pemkab Bogor dan IPB University yang dinilainya memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kapasitas aparatur desa.

“Program SPD ini sangat membantu kami dalam memahami tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional dan terukur. Sinergi ini perlu terus dilanjutkan agar desa mampu menjawab tantangan pembangunan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Semplak Barat, Abd Rahman, menilai ilmu yang diperoleh selama mengikuti SPD akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan dan penataan wilayah desa.

“Pasca-SPD, kami berkomitmen memperbaiki standar pelayanan masyarakat agar lebih responsif, sekaligus mewujudkan tata ruang desa yang lebih terencana dan tertata,” katanya.

Selain peningkatan kompetensi teknis, program SPD juga dinilai menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antar kepala desa di Kabupaten Bogor.

Melalui program SPD, Pemkab Bogor berharap para kepala desa mampu menerapkan prinsip tata kelola yang transparan, akuntabel, dan presisi, sehingga pembangunan desa dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Reporter: Rossa
Editor: Anandra
Media: Mata Aktual News

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights