LSM KPKB Desak Kejari Lebak Usut Dugaan Kebocoran PAD di Sektor Pariwisata

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak | Mata Aktual News – Lembaga Swadaya Masyarakat Kumpulan Pemantau Korupsi Banten (KPKB) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak segera menindaklanjuti laporan dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pariwisata.

Ketua LSM KPKB, Dede Mulyana alias Raden Endon, mengungkapkan pihaknya telah melayangkan laporan resmi terkait dugaan tidak maksimalnya pengelolaan retribusi di sejumlah objek wisata yang dinilai berpotensi merugikan keuangan daerah.

“Kami menemukan indikasi kuat adanya kebocoran PAD dari sektor pariwisata, khususnya dalam pengelolaan retribusi masuk pada beberapa objek wisata unggulan di Kabupaten Lebak. Hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegas Endon kepada wartawan, Selasa (1/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut hasil investigasi KPKB di lapangan, terdapat perbedaan signifikan antara jumlah pengunjung wisata dengan setoran retribusi yang tercatat. Endon menduga terjadi praktik manipulasi data yang membuat potensi pendapatan daerah tidak masuk sepenuhnya ke kas daerah.

“Kami menduga ada oknum yang bermain dalam pengelolaan retribusi. Karena itu, kami mendesak Kejari Lebak untuk segera memanggil pihak terkait dan melakukan penyelidikan menyeluruh,” ujarnya.

Selain itu, KPKB menilai lemahnya pengawasan internal di Dinas Pariwisata turut membuka celah terjadinya kebocoran PAD. Endon menekankan perlunya evaluasi serius dari Bupati Lebak terhadap kinerja pengawasan keuangan daerah di sektor strategis ini.

“Jangan sampai PAD dari sektor pariwisata yang seharusnya menjadi motor pembangunan justru bocor akibat lemahnya pengawasan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Lebak belum memberikan keterangan resmi terkait laporan yang dilayangkan LSM KPKB.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Jakbar Sulap Lahan Sempit Krukut Jadi Kebun Ketahanan Pangan
Pelayanan Kecamatan Pakuhaji Disorot, Warga Dibuat Menunggu Gara-gara Pegawai Telat Masuk Usai Istirahat
Prabowo Tegur Keras Birokrasi di DPR: Jangan Persulit Investasi dan Peras Pengusaha
PTSP Kelurahan Jatinegara Permudah Pengurusan NIB dan Sertifikat Halal bagi Pelaku UMKM
Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat Kelola Sampah Organik, Bersama Satpel LH
DLH Jatinegara Ajak Petugas Jaga Integritas, Tanpa Pungli di TPS
Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka Tragedi Kereta Bekasi, Desak Evaluasi Total dan Modernisasi Sistem Keselamatan
Alwiyah Ahmad Sorot Kasus Daycare di Yogyakarta: Negara Jangan Lalai, Keselamatan Anak Taruhannya!
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:29 WIB

Wali Kota Jakbar Sulap Lahan Sempit Krukut Jadi Kebun Ketahanan Pangan

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:23 WIB

Pelayanan Kecamatan Pakuhaji Disorot, Warga Dibuat Menunggu Gara-gara Pegawai Telat Masuk Usai Istirahat

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:03 WIB

Prabowo Tegur Keras Birokrasi di DPR: Jangan Persulit Investasi dan Peras Pengusaha

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIB

PTSP Kelurahan Jatinegara Permudah Pengurusan NIB dan Sertifikat Halal bagi Pelaku UMKM

Senin, 11 Mei 2026 - 22:07 WIB

Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat Kelola Sampah Organik, Bersama Satpel LH

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights