Dugaan Manipulasi Data Pablo Benua, Aktivis KPKB Soroti Lempar Tanggung Jawab di Dukcapil Bogor

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Mata Aktual News — Dugaan manipulasi data kependudukan atas nama Pablo Putera Benua alias Fedrick Anggasastra mengguncang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor. Perubahan data yang dianggap janggal memantik sorotan tajam dari aktivis antikorupsi.

Zefferi, perwakilan LSM KPKB (Kumpulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu), menyambangi kantor Disdukcapil Kabupaten Bogor, Rabu (23/7/2025) sekitar pukul 14.21 WIB. Dalam pertemuan singkat selama 10 menit dengan Kepala Dinas, Zefferi membeberkan indikasi manipulasi data yang dinilai merugikan negara dan mencederai kepercayaan publik.

“Data lahir Pablo berubah drastis, dari Medan, 31 Agustus 1990—sesuai akta dan putusan pengadilan—menjadi Jakarta, 8 Agustus 1980. Perubahan itu tercatat pada 28 April 2017, hanya sehari setelah perpindahan domisili dari Depok ke Kabupaten Bogor,” ungkap Zefferi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Disdukcapil mengaku akan menindaklanjuti jika ditemukan unsur kelalaian, dan langsung menginstruksikan stafnya untuk mendampingi Zefferi menelusuri ke bagian teknis di lantai basement. Namun, proses klarifikasi justru berujung pada praktik lempar tanggung jawab.

Seorang pejabat bernama Adi menyebut nama “Parno”, yang kemudian menyatakan bahwa data perubahan berasal dari Sudin Dukcapil Depok. Ketika didesak mengenai alur perubahan data sebesar itu, tidak satu pun pejabat bisa memberikan penjelasan administratif yang sahih. Bahkan, Kasi Perubahan Akta, Erdy, yang dijumpai di lantai 1, justru terkesan bingung dan menolak memberikan keterangan resmi.

“Ini bukan lagi soal kelalaian, tapi potensi manipulasi data negara. Identitas kependudukan adalah instrumen vital negara—bukan mainan birokrasi. Harus ada pihak yang bertanggung jawab secara hukum dan etik,” tegas Zefferi di hadapan pengawas dari Aliansi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) yang turut hadir.

AWDI mendesak agar dugaan pelanggaran ini diungkap secara transparan dan menjadi perhatian serius Kemendagri serta aparat penegak hukum. Sementara itu, KPKB memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga terang benderang.

Kasus ini membuka kembali diskursus mengenai lemahnya kontrol internal dalam sistem administrasi kependudukan nasional. Jika benar terjadi manipulasi, maka ini menjadi preseden buruk yang membahayakan integritas data kependudukan dan membuka peluang penyalahgunaan identitas secara sistematis.

“Negara wajib hadir dan bersih. Jika data bisa diubah seenaknya tanpa mekanisme hukum yang benar, maka sistem kita sudah berada di ambang krisis kepercayaan,” pungkas Zefferi.

Penulis: Redaksi Mata Aktual News
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights