Pramono Sulap Lahan Tidur Jadi Mesin Uang Jakarta, 7 Investor Langsung Pasang Mata

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News – Aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang selama ini terkesan “tidur” di kawasan elite Kuningan bakal naik kelas. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan transformasi lahan eks Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI menjadi Jakarta International Cultural Hub, pusat budaya dan bisnis bertaraf internasional di jantung ibu kota.

Lahan seluas 24.375 meter persegi atau sekitar 2,4 hektare yang berada di Jalan Episentrum Selatan, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan itu akan dikembangkan tanpa menguras APBD. Pemprov DKI memilih skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan menggandeng investor swasta.

Pramono menilai lokasi tersebut merupakan “lahan emas” karena berada di kawasan Segitiga Emas Jakarta, diapit Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Casablanca, serta dikelilingi gedung perkantoran, pusat bisnis, kedutaan besar, hotel, mal, dan kawasan hunian premium.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Potensinya sangat besar untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan budaya yang mampu menarik perhatian dunia,” ujar Pramono, Kamis (11/6/2026).

Rencananya, kawasan eks BPSDM akan disulap menjadi pusat aktivitas terpadu yang memadukan fasilitas budaya, hiburan, perkantoran, hotel, serviced apartment, ruang publik, hingga pusat pertemuan dan pameran internasional atau MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).

Besarnya nilai proyek ini terlihat dari tingginya minat investor. Bahkan sebelum pengumuman resmi dilakukan, sudah ada tujuh investor yang lebih dulu menyatakan ketertarikannya untuk ikut menggarap proyek tersebut.

Pemprov DKI berharap proyek ini tidak hanya menghasilkan pemasukan baru bagi daerah melalui kontribusi tetap dan sistem bagi hasil, tetapi juga membuka lapangan kerja, menggerakkan roda ekonomi kawasan Kuningan, serta memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang mampu bersaing dengan kota-kota besar dunia.

Jika terealisasi, Jakarta International Cultural Hub diproyeksikan menjadi ikon baru ibu kota sekaligus bukti bahwa aset daerah yang selama ini kurang produktif dapat diubah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan masyarakat dan pemerintah daerah.

Reporter: Amor
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!
Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:12 WIB

Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights