Bamus Betawi 1982 Semprot Elva PSI: Jangan Benturkan Pendidikan dengan Budaya!

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News – Polemik soal dana hibah pelestarian budaya Betawi memanas. BAMUS Suku Betawi 1982 Jakarta Pusat melontarkan kritik keras terhadap Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Elva, yang menyarankan agar anggaran daerah lebih diprioritaskan untuk sektor pendidikan dibanding alokasi dana hibah.

BAMUS menilai pernyataan tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi memunculkan anggapan bahwa pelestarian Kebudayaan Betawi bukan lagi prioritas di Ibu Kota.

Ketua BAMUS Suku Betawi 1982 Jakarta Pusat, Ghea Hermansyah, menegaskan budaya Betawi bukan sekadar agenda seremonial yang bisa dikorbankan atas nama efisiensi anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Budaya Betawi adalah identitas, sejarah, sekaligus jati diri Jakarta. Pelestariannya merupakan amanat undang-undang yang wajib dijalankan pemerintah,” tegas Ghea.

Pernyataan Elva disampaikan saat rapat kerja Komisi E DPRD DKI Jakarta dalam pembahasan penerima dana hibah Tahun Anggaran 2026, Selasa (21/7/2026).

Menurut Ghea, membandingkan anggaran pendidikan dengan dana hibah kebudayaan merupakan cara pandang yang tidak tepat karena kedua sektor memiliki fungsi yang sama penting dalam pembangunan daerah.

“Pendidikan dan kebudayaan bukan untuk dipertentangkan. Keduanya harus berjalan berdampingan. Tidak ada alasan menjadikan pelestarian budaya sebagai korban atas nama efisiensi,” ujarnya.

Ghea juga mengingatkan bahwa dana hibah pelestarian budaya memiliki dasar hukum yang jelas, termasuk sebagai implementasi Undang-Undang tentang Daerah Khusus Jakarta yang menempatkan Kebudayaan Betawi sebagai budaya asli yang wajib dilindungi dan dikembangkan.

Karena itu, BAMUS mendesak Elva memahami aspek hukum dan tanggung jawab konstitusional pemerintah sebelum menyampaikan pandangan kepada publik.

Selain itu, BAMUS meminta Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta memberikan penjelasan agar pernyataan tersebut tidak menimbulkan kesan bahwa pelestarian Budaya Betawi dianggap sebagai beban anggaran.

“Kami tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang meremehkan hak-hak kebudayaan masyarakat Betawi yang telah dijamin oleh undang-undang,” tandas Ghea.

Ia menegaskan, Jakarta yang maju bukan hanya diukur dari kualitas pendidikannya, tetapi juga dari kemampuannya menjaga akar budaya yang menjadi identitas daerah.

“Jangan benturkan pendidikan dengan kebudayaan. Jakarta harus menjadi kota yang cerdas sekaligus berbudaya,” pungkasnya.

Reporter: Piye
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keamanan Warga Jadi Prioritas, Bang Dailami Dukung Insentif Rp 50 Juta bagi Penangkap Begal
Yayasan Karisma Dorong Kesbangpol DKI Perkuat Social Contracting demi Keberlanjutan Program HIV/AIDS
Laskar Merah Putih Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Turnamen Domino Hadiah Rp10 Juta Disiapkan
Meriahkan Final Piala Dunia 2026, Ketum Laskar Merah Putih Gelar Nobar dan Turnamen Domino
MUI dan BRIN Satukan Ormas Islam, Bahas Strategi Cegah Konflik hingga Perkuat Ketahanan Pangan
Milad ke-6 MT Al Afif DMI Kecamatan Jatinegara Berbagi Manfaat dan Beri Apresiasi Sosial
Pimred Mata Aktual News Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah
Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Layanan Kesehatan Masyarakat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Bamus Betawi 1982 Semprot Elva PSI: Jangan Benturkan Pendidikan dengan Budaya!

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:05 WIB

Keamanan Warga Jadi Prioritas, Bang Dailami Dukung Insentif Rp 50 Juta bagi Penangkap Begal

Senin, 20 Juli 2026 - 19:00 WIB

Yayasan Karisma Dorong Kesbangpol DKI Perkuat Social Contracting demi Keberlanjutan Program HIV/AIDS

Senin, 20 Juli 2026 - 00:12 WIB

Laskar Merah Putih Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Turnamen Domino Hadiah Rp10 Juta Disiapkan

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:38 WIB

Meriahkan Final Piala Dunia 2026, Ketum Laskar Merah Putih Gelar Nobar dan Turnamen Domino

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights