TANGERANG, Mata Aktual News– Cuaca ekstrem di awal 2026 kembali memakan korban. Sebuah rumah milik Sanah (32), warga RT 14/RW 04 Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, rusak parah setelah atapnya ambruk diterjang angin kencang saat hujan deras.
Kondisi rumah yang sudah lama tidak layak huni itu kini kian membahayakan keselamatan penghuninya. Menyikapi hal tersebut, Camat Teluknaga Kurnia, S.S.T.P., M.Si., turun langsung ke lokasi pada Kamis (8/1) bersama jajaran kecamatan dan Kepala Desa Kebon Cau, Ahmad Nur.
“Rumah ini memang sudah masuk kategori tidak layak huni dan sangat berisiko. Kami akan mendorong agar segera masuk program bedah rumah,” tegas Kurnia saat meninjau lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, perbaikan rumah warga terdampak akan diupayakan melalui APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2026, serta membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Kurnia juga mengingatkan pemilik rumah agar untuk sementara waktu tidak menempati bangunan tersebut demi menghindari risiko kecelakaan. Ia meminta aparatur desa dan RT/RW lebih aktif mendata rumah warga yang rawan roboh, terutama di tengah musim penghujan.
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Jangan sampai ada korban jiwa baru kita bergerak,” ujarnya.
Sementara itu, Sanah menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Ia berharap bantuan perbaikan rumah bisa segera direalisasikan agar keluarganya dapat tinggal dengan aman dan layak.
Musim hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Pemerintah kecamatan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama bagi rumah-rumah dengan kondisi bangunan yang rentan.
Reporter: Alex Didi
Editor: Anandra







