Wabup Intan Sidak Posyandu Rajeg, Layanan Ibu dan Balita Diperkuat

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Mata Aktual News– Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan Gerebek Posyandu di Posyandu Gelatik 2, Desa Daon, Kecamatan Rajeg, Selasa (13/1/2026). Sidak dilakukan untuk memastikan kualitas layanan kesehatan dasar bagi ibu hamil dan balita berjalan optimal serta tepat sasaran.

Dalam sidaknya, Wabup Intan menegaskan bahwa Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pemerintah Kabupaten Tangerang, kata dia, berkomitmen memperkuat peran Posyandu sebagai langkah konkret pencegahan stunting sejak dini.

“Melalui Gerebek Posyandu ini, kami ingin memastikan layanan kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita. Pemantauan rutin sangat penting untuk mencegah stunting,” ujar Intan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, sidak yang dilakukan bersama Camat Rajeg, Kepala Desa Daon, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat juga bertujuan memastikan pelayanan berjalan sesuai standar, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga edukasi gizi.

“Layanan harus tepat sasaran, mudah diakses, dan berkualitas. Ibu dan anak harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, Posyandu juga memberikan makanan tambahan (PMT) dan susu bagi ibu hamil serta balita. Menurut Wabup Intan, layanan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan ibu selama kehamilan dan mendukung tumbuh kembang anak.

Pelaksanaan Gerebek Posyandu di Desa Daon mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga tampak antusias memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia, seperti penimbangan balita, pemeriksaan kehamilan, serta konsultasi tumbuh kembang anak.

Berdasarkan data Posyandu Gelatik 2, tercatat sebanyak 49 bayi di bawah usia dua tahun (baduta), 97 balita, dan 2 ibu hamil mengikuti layanan kesehatan pada kegiatan tersebut.

Salah satu warga, Yuni, ibu dari balita yang hadir di Posyandu, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan Gerebek Posyandu.

“Pelayanannya lengkap dan petugasnya ramah. Kami jadi lebih rutin datang ke Posyandu karena bisa langsung cek kesehatan anak,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan layanan Posyandu sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak serta menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Reporter: Alex Didi
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka Tragedi Kereta Bekasi, Desak Evaluasi Total dan Modernisasi Sistem Keselamatan
Alwiyah Ahmad Sorot Kasus Daycare di Yogyakarta: Negara Jangan Lalai, Keselamatan Anak Taruhannya!
Kali Ditutup, Rumah Kebanjiran: Warga Cengkareng Barat Menjerit, Minta Pemkot Bertindak
Disorot! SPPG Ulujami Belum Standar, Wakil Kepala BGN: Jangan Main-Main dengan Keamanan Pangan
“Bau Tak Sedap” Wakaf Kandawati: DKM Ditinggal, Dugaan Dana Rp50 Juta Mengalir, Siapa Bermain?
Tersangka Bantargebang Muncul, Pemprov DKI: Hukum Jalan, Pembenahan Digeber!
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen, IPM Tertinggi Nasional dalam LKPJ 2025
Azis Khafia Tegas: Mengubur Ikan Hidup-Hidup Itu Haram!
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:58 WIB

Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka Tragedi Kereta Bekasi, Desak Evaluasi Total dan Modernisasi Sistem Keselamatan

Rabu, 29 April 2026 - 12:40 WIB

Alwiyah Ahmad Sorot Kasus Daycare di Yogyakarta: Negara Jangan Lalai, Keselamatan Anak Taruhannya!

Selasa, 28 April 2026 - 13:52 WIB

Kali Ditutup, Rumah Kebanjiran: Warga Cengkareng Barat Menjerit, Minta Pemkot Bertindak

Kamis, 23 April 2026 - 17:39 WIB

Disorot! SPPG Ulujami Belum Standar, Wakil Kepala BGN: Jangan Main-Main dengan Keamanan Pangan

Kamis, 23 April 2026 - 17:26 WIB

“Bau Tak Sedap” Wakaf Kandawati: DKM Ditinggal, Dugaan Dana Rp50 Juta Mengalir, Siapa Bermain?

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights