Hardiknas 2026: Syahrudin Akbar Tegas Stop Menahan Ijazah, Jangan Sandera Masa Depan Siswa!

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 kembali diwarnai kritik keras terhadap praktik lama yang belum juga hilang: penahanan ijazah siswa oleh pihak sekolah.

Aktivis pendidikan, Syahrudin Akbar, yang akrab disapa Udin Laler, angkat suara lantang. Ia menegaskan, praktik tersebut bukan hanya keliru, tapi juga melanggar hak dasar peserta didik.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional. Tidak boleh ada lagi ijazah yang ditahan hanya karena tunggakan biaya. Ini bukan sekadar administrasi, ini soal masa depan anak-anak kita,” tegasnya, Sabtu (2/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penahanan ijazah adalah ironi di tengah gencarnya program bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Program Indonesia Pintar (PIP). Meski program tersebut hadir, realita di lapangan masih menunjukkan banyak siswa yang “terkunci” masa depannya.

“Bantuan memang ada, tapi belum menjawab seluruh kebutuhan. Faktanya, masih ada siswa yang tidak bisa melanjutkan hidupnya karena ijazah ditahan. Ini ketidakadilan yang nyata,” ujarnya.

Syahrudin menegaskan, ijazah bukan sekadar kertas administratif, melainkan bukti sah perjuangan pendidikan yang tidak boleh dijadikan alat tekanan oleh siapa pun.

Ia mendesak pemerintah, sekolah, dan orang tua untuk segera duduk bersama mencari solusi konkret agar persoalan biaya tidak lagi berujung pada pengorbanan hak siswa.

“Jangan jadikan ijazah sebagai alat sandera. Pendidikan itu memerdekakan, bukan membelenggu masa depan,” tandasnya.

Momentum Hardiknas, lanjutnya, harus menjadi titik balik bukan sekadar seremoni tahunan tanpa perubahan nyata. Ia menekankan, sistem pendidikan harus benar-benar berpihak pada keadilan dan masa depan generasi bangsa.

Reporter: Sandi Yudha
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

STKIP Kusuma Negara Gelar Writing Camp 2026, Cetak Mahasiswa Produktif dengan Publikasi Berkualitas
Kwarcab Agam Terpilih Wakili Sumatera Barat Tampil di Pentas Seni Jambore Nasional XII 2026
KPKB Soroti Carut-Marut PPDB, Disdik Bogor Diminta Jelaskan Siswa Masuk PKBM
Apresiasi Orang Tua Siswa SDN 03 Cipinang Besar Utara Kepada Seluruh Tenaga Pendidik
SDN 50 Padang Tongga Borong Juara di Perjusami Se-Gugus VI
Air Mata Tumpah di Hari Perpisahan, Siswa SDN Cipinang Besar Selatan 03
Langkah Mungil Berbuah Prestasi: PAUD Rajawali RW 008 Cipinang Besar Selatan Juara 1 Lomba Tari se-Jatinegara
KKGPAI Binaan IV Kecamatan Makasar Gelar Pendampingan GPAI oleh Pengawas PAI
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:03 WIB

STKIP Kusuma Negara Gelar Writing Camp 2026, Cetak Mahasiswa Produktif dengan Publikasi Berkualitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kwarcab Agam Terpilih Wakili Sumatera Barat Tampil di Pentas Seni Jambore Nasional XII 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 11:28 WIB

KPKB Soroti Carut-Marut PPDB, Disdik Bogor Diminta Jelaskan Siswa Masuk PKBM

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:55 WIB

Apresiasi Orang Tua Siswa SDN 03 Cipinang Besar Utara Kepada Seluruh Tenaga Pendidik

Senin, 15 Juni 2026 - 00:06 WIB

SDN 50 Padang Tongga Borong Juara di Perjusami Se-Gugus VI

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights