Jakarta, Mata Aktual News — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, turun langsung meninjau SPPG Ulujami milik Yayasan Darunnajah di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026). Hasilnya? Sejumlah temuan krusial langsung jadi sorotan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, alur bahan makanan dinilai masih amburadul dan belum sesuai standar. Kondisi ini membuka celah terjadinya cross contamination atau kontaminasi silang ancaman serius bagi kualitas dan keamanan makanan.
“Ini bukan hal sepele. Kalau dibiarkan, bisa berdampak langsung ke kesehatan,” tegas Sony dengan nada keras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) juga dinilai belum optimal. Minimnya penyaringan di tahap awal membuat beban filter menumpuk, yang berisiko menurunkan kualitas pembuangan akhir hingga memicu persoalan lingkungan.
Sony pun tak memberi ruang toleransi. Ia meminta seluruh kekurangan segera dibenahi tanpa kompromi.
“SPPG tidak boleh dijalankan setengah-setengah. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Semua harus sesuai standar dari hulu sampai hilir,” tandasnya.
Peninjauan ini menjadi alarm keras bagi pengelola agar tidak bermain-main dalam pengelolaan fasilitas gizi. Standar harus ditegakkan, bukan sekadar formalitas.
Reporter: Amor
Editor: Redaksi








