Viral Foto AI di Kalisari, Jangan Sampai Rakyat Dikelabui Laporan “Palsu”

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News — Kasus viral penggunaan foto berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam laporan penanganan parkir liar di Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, memantik kemarahan publik.

Peristiwa ini dinilai sebagai sinyal bahaya: jangan sampai rakyat disuguhi laporan yang diduga tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

Ketua Pemuda Cinta Tanah Air (PITA), Ervan Purwanto, menyebut penggunaan foto AI dalam laporan resmi bukan persoalan sepele. Ia menilai, praktik tersebut berpotensi membuka celah manipulasi data yang bisa berujung pada kebijakan yang keliru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau laporan sudah pakai gambar ‘buatan’, bagaimana publik bisa percaya? Ini bisa jadi pintu masuk laporan palsu yang membahayakan,” tegas Ervan, Selasa (7/4/2026).

Ia menyoroti kondisi di lapangan yang dinilai amburadul, terutama soal pembagian kewenangan. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), kata dia, kerap dijadikan “pasukan serba bisa” yang menangani berbagai persoalan di luar tugasnya.

“PPSU bukan ‘keranjang sampah’ semua urusan. Jangan semua masalah dilempar ke mereka,” ujarnya keras.

Menurutnya, penindakan parkir liar seharusnya menjadi kewenangan instansi perhubungan. Ketidaktegasan batas tugas, lanjutnya, berpotensi memicu pelanggaran prosedur hingga praktik yang tidak akuntabel.

“Kalau dari awal sudah salah kewenangan, jangan heran kalau hasilnya juga bermasalah,” katanya.

Ervan juga mengkritik keras lemahnya pengawasan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai terlalu percaya laporan administratif tanpa verifikasi lapangan.

“Jangan cuma duduk manis terima laporan. Turun, cek langsung! Kalau tidak, kejadian seperti ini akan terus berulang dan rakyat yang dirugikan,” tegasnya.

Terkait penggunaan teknologi AI, ia mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera membuat aturan tegas dan tidak memberi ruang abu-abu.

“AI itu alat canggih, tapi kalau disalahgunakan bisa jadi alat manipulasi. Harus ada larangan tegas penggunaan foto AI dalam laporan resmi,” ujarnya.

Ervan menegaskan, kasus Kalisari harus menjadi momentum bersih-bersih sistem. Ia mengingatkan, kepercayaan publik adalah taruhan utama.

“Jangan sampai rakyat merasa dibohongi oleh laporan pemerintah sendiri. Kalau kepercayaan hilang, itu jauh lebih berbahaya,” pungkasnya.

Reporter: Syahrudin Akbar

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data

Berita Terbaru

Pendidikan

IKA UNJ Dorong Guru Jadi Kompas Moral di Tengah Badai Digital

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:56 WIB

Verified by MonsterInsights