Pimred Mata Aktual News: Publik Akan Mengawasi Kerja Nyata Menteri Baru Kabinet Prabowo

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Aktual News – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik empat menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024–2029. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan reshuffle kabinet dilakukan untuk memperkuat soliditas pemerintahan serta menjawab tantangan nasional maupun global.

Lima pejabat baru yang dilantik adalah:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan;
  2. Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala BP2MI;
  3. Ferry Joko Yuliantono sebagai Menteri Koperasi;
  4. Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah;
  5. Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Dalam sambutannya, Presiden berharap para menteri yang baru dilantik segera bekerja optimal dengan mengedepankan kepentingan rakyat.
“Pemerintah harus terus hadir untuk rakyat. Saya minta para menteri yang baru dilantik bekerja keras, bekerja nyata, dan memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik,” tegas Presiden.

Sementara itu, disampaikan pula bahwa Budi Gunawan telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), serta Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Menanggapi reshuffle ini, Merry Witrayeni Mursal, aktivis kebijakan pemerintah yang juga Pimpinan Redaksi Mata Aktual News, menyebut publik akan memberi perhatian besar pada kinerja kabinet baru.
“Pergantian menteri selalu menghadirkan ekspektasi baru. Namun yang ditunggu rakyat bukan sekadar seremonial, melainkan hasil nyata. Publik akan mengawasi, apakah para menteri ini mampu menjalankan kebijakan yang pro-rakyat, transparan, dan akuntabel,” ujar Merry.

Menurutnya, langkah Presiden Prabowo merombak kabinet harus diikuti dengan keberanian dalam mengeksekusi agenda prioritas nasional. “Jangan sampai reshuffle ini hanya bersifat politis. Pemerintah harus membuktikan bahwa keputusan ini benar-benar untuk kepentingan bangsa,” tambahnya.

Perubahan formasi Kabinet Merah Putih kali ini menjadi sinyal konsolidasi politik dan pemerintahan jelang tahun kedua kepemimpinan Presiden Prabowo.

Reporter: Amor
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data

Berita Terbaru

Pendidikan

IKA UNJ Dorong Guru Jadi Kompas Moral di Tengah Badai Digital

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:56 WIB

Verified by MonsterInsights