KPKB Soroti Mandeknya Tindak Lanjut Temuan BPK Proyek Jalan Bomang, Ancam Gelar Aksi

- Jurnalis

Minggu, 14 September 2025 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Mata Aktual News – Kumpulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu (KPKB) menyoroti dugaan mandeknya tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terkait proyek pembangunan Jalan Bojong Gede–Kemang (Bomang) di Kabupaten Bogor. Lembaga ini bahkan mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa apabila Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak segera memberikan kejelasan.

Koordinator Nasional KPKB, Zefferi, menilai Pemkab Bogor terkesan mengabaikan rekomendasi BPK RI yang telah disampaikan sejak tahun anggaran sebelumnya.

“Dalam laporan BPK RI sudah jelas ada temuan indikasi penyimpangan dalam proyek Jalan Bomang. Namun sampai hari ini tidak ada tindak lanjut yang nyata, baik perbaikan maupun proses hukum,” tegas Zefferi kepada wartawan, Sabtu (14/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zefferi mengungkapkan pihaknya telah mengantongi dokumen pendukung yang menunjukkan adanya potensi kerugian negara. Ia menuding terdapat sikap pembiaran dari instansi terkait sehingga permasalahan berlarut-larut.

“Kami beri waktu satu minggu. Jika Pemkab Bogor tidak membuka transparansi dan mengambil langkah tegas, KPKB akan turun ke jalan. Jangan sampai anggaran rakyat disalahgunakan tanpa ada akuntabilitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zefferi menegaskan KPKB tidak segan melaporkan persoalan ini ke aparat penegak hukum bila indikasi pelanggaran terbukti kuat. Menurutnya, KPKB mendukung pembangunan daerah, namun menolak segala bentuk penyimpangan anggaran.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait desakan KPKB. Publik kini menanti sikap pemerintah daerah dalam merespons sorotan atas pengelolaan anggaran dan akuntabilitas proyek infrastruktur strategis.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!
Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan
Garda Prabowo Turun ke Sawah, Bawa Solusi Organik untuk Selamatkan Lahan Pertanian Ciamis
Wamenaker dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri Tangani Sengketa PHK PT Amos Indah Indonesia
Geruduk Kantor Imigrasi, Aktivis Bongkar Dugaan Permainan KITAS WNA Rusia: “Siapa yang Melindungi Mereka?”
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:12 WIB

Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:16 WIB

Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:33 WIB

Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:00 WIB

Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights