Ketum GPHN RI Ultimatum Kajati Jabar, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi PJU Dishub Jabar

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Mata Aktual News – Ketua Umum Gerakan Peduli Hukum Nasional (GPHN) RI, Gus Madun Hariyadi, melontarkan ultimatum kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat agar segera menuntaskan penanganan dugaan kasus korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat.

Menurut Gus Madun, kasus yang telah dilaporkan oleh pegiat antikorupsi Jawa Barat sejak akhir tahun 2025 tersebut hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan, sehingga menimbulkan pertanyaan dan sorotan dari masyarakat.

Dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan proyek pengadaan PJU berskala besar yang disebut-sebut mengalami penggelembungan harga satuan. Dari informasi yang diterima pelapor, harga satu titik PJU yang semestinya berada di kisaran Rp13 juta diduga membengkak hingga sekitar Rp30 juta per titik dan diterapkan pada ribuan titik pemasangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dugaan mark-up anggaran, kasus tersebut juga disebut mengandung indikasi pekerjaan fiktif, pemerasan, hingga gratifikasi. Namun demikian, seluruh dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh aparat penegak hukum.

“Kami mendesak Bapak Kajati Jawa Barat untuk segera menyeret para pelaku korupsi pengadaan PJU yang diduga telah merugikan keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah,” tegas Gus Madun dalam keterangannya kepada wartawan.

Ia menilai lambannya penanganan perkara tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap komitmen penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi.

“Bila memang tidak ada keseriusan untuk mengusut tuntas kasus ini, sebaiknya Kajati Jawa Barat memberikan kejelasan kepada publik. Jangan sampai penanganan perkara yang sudah dilaporkan sejak akhir 2025 justru berlarut-larut tanpa kepastian,” ujarnya.

Gus Madun juga menegaskan pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut bersama berbagai elemen masyarakat sipil dan pegiat antikorupsi agar proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.

“Kami akan menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk mengawal penanganan kasus dugaan korupsi PJU Jawa Barat ini. Jangan sampai uang negara yang nilainya diduga mencapai ratusan miliar rupiah hilang tanpa pertanggungjawaban hukum yang jelas,” katanya.

Ia kembali meminta Kejati Jawa Barat memberikan kepastian terkait status penanganan perkara tersebut, baik melalui peningkatan proses hukum maupun penyampaian hasil penyelidikan secara terbuka kepada masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait perkembangan terbaru penanganan laporan dugaan korupsi proyek PJU di Dishub Provinsi Jawa Barat tersebut.

Reporter: Amor
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Bogor Ganti Komando! Winro Munthe Resmi Menjabat, Deni Ahmad Naik Jabatan
KPKB Gedor Kejari Bogor: Korupsi RSUD Parung Jangan Cuma “Korbankan” Satu Tersangka!
KPKB Gedor Kejari Bogor, Minta Penyidikan Korupsi RSUD Parung Dikembangkan
Kuasa Hukum Abdul Latif Sentil PedalPadel: Mau RJ? Tunjukkan Dulu Empati kepada Korban!
Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Masih Mangkir Bayar Klaim Asuransi, Dirut PT ANJ Ancam Polisikan Dirut PT Bosowa Asuransi
Sidang SPK Fiktif Memanas, Kuasa Hukum Bedah Peran Eks PPK Kemenperin di Hadapan Hakim
Nadiem “Serang Balik” Hakim Tipikor! Empat Dilaporkan ke KY, Sidang Disebut Tak Adil
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:26 WIB

Kejari Bogor Ganti Komando! Winro Munthe Resmi Menjabat, Deni Ahmad Naik Jabatan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:02 WIB

KPKB Gedor Kejari Bogor: Korupsi RSUD Parung Jangan Cuma “Korbankan” Satu Tersangka!

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:36 WIB

KPKB Gedor Kejari Bogor, Minta Penyidikan Korupsi RSUD Parung Dikembangkan

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:24 WIB

Kuasa Hukum Abdul Latif Sentil PedalPadel: Mau RJ? Tunjukkan Dulu Empati kepada Korban!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:20 WIB

Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights