Kepercayaan Warga Menipis, FOMPPA Soroti Kondisi Jalan Rusak di Pakuhaji

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 00:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakuhaji | Mata Aktual News – Kepercayaan dan kesabaran warga Kecamatan Pakuhaji terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak kian menipis. Jalan yang sebelumnya berlubang parah kini hanya dilakukan pengurukan sementara menggunakan batu bercampur tanah, yang dinilai belum menjadi solusi permanen.

Saat cuaca panas, jalan tersebut menimbulkan debu tebal yang mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar. Sementara ketika hujan turun, permukaan jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan.

Merespons kondisi tersebut, Forum Masyarakat Peduli Pakuhaji (FOMPPA) bersama sejumlah warga serta organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila dan Forum Betawi Rempug menggelar aksi spontanitas pada Minggu (22/02/2026). Dalam kegiatan itu, massa menyuarakan aspirasi sekaligus membagikan masker kepada pengguna jalan guna mengurangi dampak paparan debu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua FOMPPA, Fajri Akmali, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang dinilai semakin memprihatinkan.

“Intensitas debu sangat tinggi saat panas dan bisa berdampak pada kesehatan masyarakat, seperti asma, ISPA, infeksi paru-paru, hingga batuk pilek. Sementara saat hujan, jalan menjadi sangat licin dan rawan kecelakaan karena tambalan batu bercampur tanah,” ujarnya.

Fajri juga menyoroti masih beroperasinya kendaraan angkutan tanah bersumbu tiga yang diduga membawa muatan berlebih (overload) melintasi wilayah Pakuhaji. Menurutnya, jika tidak ada pengawasan tegas, kerusakan jalan akan terus berulang meski telah dilakukan perbaikan.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang memahami apa yang diinginkan masyarakat Pakuhaji dan mengambil langkah konkret agar perbaikan jalan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Mantri Manap turut menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang, lebih responsif terhadap keluhan warga Pakuhaji dan segera merealisasikan perbaikan infrastruktur yang layak.

Dalam aksi tersebut, terlihat pula spanduk bergambar Dedi Mulyadi. Sejumlah warga menyebut pemasangan spanduk tersebut sebagai bentuk sindiran sekaligus harapan agar kepala daerah di Kabupaten Tangerang dapat mencontoh kepemimpinan yang dinilai lebih aktif turun langsung ke lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga. Mata Aktual News akan terus berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi dan tanggapan lebih lanjut sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Reporter: M. Insani
Editor: Ryan Rinaldi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Festival! Budayantara Usung Misi Diplomasi Budaya dan Solidaritas Palestina
Proyek Kantor Pemulasaraan TPU Jaktim Disorot, PBG Dipertanyakan, K3 Jadi Catatan
Sembilan Lubang Galian Proyek Lampu TPU Jakarta Disorot, Keselamatan Warga Dipertanyakan
Puing Proyek Tembok TPU Kober Jadi Sorotan, PJLP DKI Dikerahkan Angkut Material
Gubernur Pramono Meradang, PMI DKI Jakarta Tarik Duit Ke ASN?
Kampanye GEMA HATI Digelar di Cipinang Besar Utara, Orang Tua Diajak Terapkan Disiplin Positif
PPID Kecamatan Jatinegara Buka Akses Informasi Publik, Warga Diminta Waspadai Hoaks
Tak Cuma Dikasih Bantuan, Disabilitas Harus Dikasih Kesempatan Kerja
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Bukan Sekadar Festival! Budayantara Usung Misi Diplomasi Budaya dan Solidaritas Palestina

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Proyek Kantor Pemulasaraan TPU Jaktim Disorot, PBG Dipertanyakan, K3 Jadi Catatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:32 WIB

Sembilan Lubang Galian Proyek Lampu TPU Jakarta Disorot, Keselamatan Warga Dipertanyakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Gubernur Pramono Meradang, PMI DKI Jakarta Tarik Duit Ke ASN?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Kampanye GEMA HATI Digelar di Cipinang Besar Utara, Orang Tua Diajak Terapkan Disiplin Positif

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights