Jembatan Pertanian Badak Anom Disorot, Bupati Tangerang Turun Langsung

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | Mata Aktual News — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung meninjau kondisi jembatan pertanian di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Rabu (31/12/2025). Peninjauan dilakukan sebagai respons cepat Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap kondisi infrastruktur yang menjadi akses vital bagi aktivitas pertanian dan mobilitas warga.

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan jembatan tersebut memiliki peran strategis karena digunakan setiap hari oleh masyarakat, khususnya petani, untuk mengangkut hasil panen dan menjalankan aktivitas ekonomi.

“Jembatan ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat sejak 2011 dan hingga kini masih aktif digunakan. Lalu lintasnya cukup tinggi, sehingga perlu perhatian serius agar tetap aman,” ujar Maesyal Rasyid di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan dengan lebar sekitar 1,4 meter itu menghubungkan Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, dengan Desa Jambukarya, Kecamatan Rajeg, serta melintasi Sungai Cimanceuri yang merupakan sungai aktif. Kondisi tersebut dinilai berisiko apabila tidak segera dilakukan penanganan.

Untuk jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan akan melakukan perbaikan pengamanan jembatan pada tahun anggaran 2026, mengingat APBD tahun tersebut telah ditetapkan.

“Langkah awal yang bisa kita lakukan adalah perbaikan pengamanan, seperti pemasangan pagar jembatan. Untuk pembangunan permanen akan kita dorong melalui anggaran 2027 setelah perizinan dari Kementerian Pekerjaan Umum,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan perencanaan teknis pembangunan jembatan secara komprehensif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jembatan ini direncanakan memiliki bentang sekitar 48 meter dengan lebar 1,4 meter dan melintasi Sungai Cimanceuri yang berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane. Seluruh proses akan mengacu pada regulasi Kementerian PUPR,” ungkap Iwan.

Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap pembangunan jembatan pertanian secara permanen dapat meningkatkan keselamatan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah perdesaan.

Reporter: Alex Didi
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Jakbar Sulap Lahan Sempit Krukut Jadi Kebun Ketahanan Pangan
Pelayanan Kecamatan Pakuhaji Disorot, Warga Dibuat Menunggu Gara-gara Pegawai Telat Masuk Usai Istirahat
Prabowo Tegur Keras Birokrasi di DPR: Jangan Persulit Investasi dan Peras Pengusaha
PTSP Kelurahan Jatinegara Permudah Pengurusan NIB dan Sertifikat Halal bagi Pelaku UMKM
Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat Kelola Sampah Organik, Bersama Satpel LH
DLH Jatinegara Ajak Petugas Jaga Integritas, Tanpa Pungli di TPS
Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka Tragedi Kereta Bekasi, Desak Evaluasi Total dan Modernisasi Sistem Keselamatan
Alwiyah Ahmad Sorot Kasus Daycare di Yogyakarta: Negara Jangan Lalai, Keselamatan Anak Taruhannya!
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:29 WIB

Wali Kota Jakbar Sulap Lahan Sempit Krukut Jadi Kebun Ketahanan Pangan

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:23 WIB

Pelayanan Kecamatan Pakuhaji Disorot, Warga Dibuat Menunggu Gara-gara Pegawai Telat Masuk Usai Istirahat

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:03 WIB

Prabowo Tegur Keras Birokrasi di DPR: Jangan Persulit Investasi dan Peras Pengusaha

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIB

PTSP Kelurahan Jatinegara Permudah Pengurusan NIB dan Sertifikat Halal bagi Pelaku UMKM

Senin, 11 Mei 2026 - 22:07 WIB

Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat Kelola Sampah Organik, Bersama Satpel LH

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights