Bupati Tangerang Tinjau Langsung Longsor di Sempadan Sungai Cidurian, Enam Rumah Terancam

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Mata Aktual News
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi tanah longsor di sempadan Sungai Cidurian, tepatnya di Kampung Salapajang, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kamis (8/1/2026). Peninjauan dilakukan menyusul meningkatnya risiko longsor akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah, jajaran dinas terkait, Camat Cisoka, Kapolsek Cisoka, Kepala Desa Carenang, serta unsur terkait lainnya. Rombongan meninjau langsung kondisi bantaran sungai yang mengalami pergeseran tanah dan dinilai membahayakan keselamatan warga.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan, berdasarkan hasil peninjauan, terdapat sedikitnya enam rumah warga yang berada dalam kondisi rawan longsor akibat kontur tanah di sempadan Sungai Cidurian yang tidak stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di musim penghujan ini, kami turun langsung ke lokasi yang berbatasan dengan Sungai Cidurian. Ada enam rumah warga yang sangat berisiko karena kondisi tanahnya labil dan rawan tergerus,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, curah hujan yang masih tinggi berpotensi meningkatkan debit air sungai secara tiba-tiba, sehingga ancaman longsor dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Sudah tidak memungkinkan lagi masyarakat tinggal di lokasi ini. Jika debit Sungai Cidurian meningkat, aliran air bisa menggerus tanah dan membahayakan enam kepala keluarga. Kita harus segera mencarikan solusi terbaik,” tegasnya.

Bupati juga memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan segera melakukan koordinasi lintas sektor dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau–Cidurian–Cisadane (C3), aparat keamanan, serta pemerintah kecamatan dan desa guna mempercepat langkah penanganan darurat dan mitigasi risiko.

Sementara itu, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menjelaskan bahwa penanganan teknis Sungai Cidurian berada di bawah kewenangan BBWS C3 Kementerian Pekerjaan Umum.

“Untuk penanganan teknis sungai ini merupakan kewenangan Balai C3. Kami sudah berkoordinasi dan menyampaikan surat sejak beberapa waktu lalu, dan saat ini masih menunggu tindak lanjut teknis dari Balai,” jelasnya.

Meski demikian, Pemkab Tangerang terus melakukan pemantauan intensif di lapangan bersama pemerintah kecamatan dan desa. Sejumlah langkah antisipatif juga telah disiapkan untuk mengurangi risiko yang lebih besar.

“Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah relokasi warga yang berada di zona paling rawan, tentunya dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesiapan lahan,” pungkas Iwan.

Reporter: Alex Didi
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati DKI Geledah Gedung Kementerian PU, Menteri Dody Hanggodo: Pendalaman Kasus
Dikomplain Warga, Tempat Sampah ‘Biang Bau’ di Kramat Akhirnya Ditutup Permanen!
Viral Foto AI di Kalisari, Jangan Sampai Rakyat Dikelabui Laporan “Palsu”
Penguatan HAM Aparatur Negara Bukan Pilihan, Tapi Perintah Konstitusi
Sampah Ilegal Dibiarkan? Warga Kramat Ngamuk, Sorot Lemahnya Penertiban Desa dan Kecamatan
Sampah Menumpuk di TPS Rawadas, Imbas Pembatasan di Bantar Gebang Ganggu Aktivitas Warga
Istana Tegaskan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026
Silaturahmi di Gedung Sate Rudy dan Dedi Kompak! Kepala Daerah Diminta Gaspol Kerja Nyata
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 00:34 WIB

Kejati DKI Geledah Gedung Kementerian PU, Menteri Dody Hanggodo: Pendalaman Kasus

Jumat, 10 April 2026 - 00:21 WIB

Dikomplain Warga, Tempat Sampah ‘Biang Bau’ di Kramat Akhirnya Ditutup Permanen!

Selasa, 7 April 2026 - 20:46 WIB

Viral Foto AI di Kalisari, Jangan Sampai Rakyat Dikelabui Laporan “Palsu”

Selasa, 7 April 2026 - 12:37 WIB

Penguatan HAM Aparatur Negara Bukan Pilihan, Tapi Perintah Konstitusi

Sabtu, 4 April 2026 - 22:08 WIB

Sampah Ilegal Dibiarkan? Warga Kramat Ngamuk, Sorot Lemahnya Penertiban Desa dan Kecamatan

Berita Terbaru

Uncategorized

Andalas Fest 2026, Ajang Edukatif Anak Usia Dini di Halim

Senin, 13 Apr 2026 - 16:33 WIB

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights