Bupati Tangerang Jumling di Gunung Kaler, Lanjut Tinjau Banjir di Kresek

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | Mata Aktual News — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan Salat Jumat Keliling (Jumling) bersama masyarakat di Masjid Baiturrohman, Kampung Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Jumat (30/1/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi langsung dari warga.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa program Salat Jumat berjamaah di desa-desa kembali dijalankan sejak 2025 dan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan selama tidak berbenturan dengan agenda kedinasan lainnya.

“Salat Jumat berjamaah di desa-desa ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga sarana silaturahmi dan mendengar langsung aspirasi masyarakat. Insyaallah akan terus kami jalankan,” ujar Maesyal Rasyid di hadapan jamaah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Gunung Kaler karena baru dapat melaksanakan Jumling di wilayah tersebut. Menurutnya, berbagai kendala, terutama bencana banjir yang meluas, menjadi salah satu faktor keterlambatan kunjungan.

Ia mengungkapkan, banjir tidak hanya melanda Kabupaten Tangerang, tetapi juga terjadi secara merata di sejumlah wilayah Indonesia seperti Aceh, Medan, Padang, Karawang, Bandung Barat, hingga Pati.

“Dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 27 kecamatan terdampak banjir. Ini menjadi ujian bagi kita semua. Pemerintah daerah terus turun ke lapangan, tidak pernah libur dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah teknis, termasuk pembangunan pintu air di sejumlah sungai yang meluap akibat tingginya curah hujan. Ia juga mengajak masyarakat kembali menghidupkan budaya gotong royong, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki saluran air, dan menertibkan pembuangan sampah.

“Banjir ini bukan karena tanggul jebol, tetapi dipicu curah hujan tinggi dengan durasi lama serta kiriman air dari wilayah hulu. Kabupaten Tangerang sebagai wilayah hilir tentu terdampak signifikan,” jelasnya.

Maesyal Rasyid menambahkan, Gubernur Banten telah melakukan kunjungan serta koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan kepala daerah di Tangerang Raya guna meminimalkan dampak banjir dan menyiapkan solusi jangka panjang.

Berdasarkan laporan sementara, tercatat sebanyak 102 desa di 27 kecamatan terdampak banjir. Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Sosial dan perangkat daerah terkait telah menyalurkan bantuan dan melakukan penanganan langsung di lapangan.

Usai melaksanakan Salat Jumat di Gunung Kaler, Bupati Tangerang melanjutkan agenda dengan meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Kresek, khususnya di sekitar Pondok Pesantren Subulussalam.

“Kami ingin memastikan pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat. Mari kita berdoa, hujan adalah rahmat, semoga air segera surut dan ke depan Kabupaten Tangerang terhindar dari bencana banjir,” pungkasnya.

Reporter: Alex Didi
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights