BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Mata Aktual News – Badan Pusat Statistik (BPS) terus mematangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Sebanyak 88 petugas sensus se-Kecamatan Tajurhalang dikumpulkan dalam rapat koordinasi di Desa Kalisuren, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Rakor ini digelar untuk menyamakan persepsi petugas, mengevaluasi hasil pendataan di lapangan, sekaligus memastikan seluruh tahapan sensus berjalan sesuai standar operasional BPS.

Narahubung BPS, Yuli, menegaskan kualitas Sensus Ekonomi 2026 sangat ditentukan oleh profesionalisme petugas. Karena itu, seluruh petugas diminta menjaga akurasi data dan bekerja sesuai prosedur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bergantung pada kerja sama seluruh petugas. Kami berharap setiap petugas tetap menjaga kualitas data, bekerja sesuai prosedur, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama proses pendataan,” ujar Yuli.

Di sisi lain, Pemerintah Desa Kalisuren mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan sensus. Sekretaris Desa Kalisuren, Mahmur, A.Md., menyebut peran Ketua RT, Ketua RW, hingga warga menjadi faktor penting kelancaran pendataan.

“Atas nama Pemerintah Desa Kalisuren, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ketua RT, Ketua RW, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada petugas sensus.

Berkat kerja sama semua pihak, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Desa Kalisuren berjalan lancar dan sesuai target,” kata Mahmur.

Menurutnya, data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi akan menjadi pijakan penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan dan memperkuat perekonomian daerah.

Rapat koordinasi ditutup dengan evaluasi dan diskusi teknis untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan serta menyusun langkah penyempurnaan pendataan. BPS berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 benar-benar menghasilkan data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan pembangunan nasional.

Reporter: Amor
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!
Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan
Garda Prabowo Turun ke Sawah, Bawa Solusi Organik untuk Selamatkan Lahan Pertanian Ciamis
Wamenaker dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri Tangani Sengketa PHK PT Amos Indah Indonesia
Geruduk Kantor Imigrasi, Aktivis Bongkar Dugaan Permainan KITAS WNA Rusia: “Siapa yang Melindungi Mereka?”
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:12 WIB

Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:16 WIB

Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:33 WIB

Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights