SERANG, Mata Aktual News — Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian. Di tengah meningkatnya aktivitas erupsi dan status gunung yang masih berada pada Level III (Siaga), masyarakat, khususnya warga di wilayah Banten, diminta tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Imbauan tersebut disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo, S.I.K., M.Hum., Minggu (6/9/2026), sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mengantisipasi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau terhadap keselamatan masyarakat.
Wibowo meminta masyarakat tidak mudah terpancing oleh kabar yang belum jelas sumbernya. Informasi terkait perkembangan aktivitas vulkanik harus merujuk pada keterangan resmi pemerintah dan instansi berwenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta instansi terkait. Utamakan keselamatan dan jangan mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya,” tegas Wibowo.
Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi dari Badan Geologi, PVMBG, BMKG, BPBD, serta aparat di lapangan.
Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, wisatawan, maupun nelayan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Larangan tersebut menjadi perhatian serius, mengingat kawasan gunung api aktif memiliki potensi bahaya yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Selain menjauhi zona berbahaya, masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak juga diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya hujan abu vulkanik.
“Kami mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila terjadi hujan abu vulkanik,” ujar Wibowo.
Jika hujan abu terjadi, warga disarankan menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya ketika konsentrasi abu vulkanik meningkat.
Menurut Wibowo, ketenangan masyarakat harus berjalan beriringan dengan kewaspadaan. Kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi salah satu kunci untuk mencegah terjadinya korban maupun dampak yang lebih besar.
“Ketenangan, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap arahan petugas merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan bersama,” tegasnya.
Polri bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan pemantauan dan koordinasi terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redaksi








