Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka Tragedi Kereta Bekasi, Desak Evaluasi Total dan Modernisasi Sistem Keselamatan

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News – Alwiyah Ahmad menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan kereta api yang terjadi di Kota Bekasi. Ia menegaskan, peristiwa tersebut harus menjadi alarm keras bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk segera membenahi sistem keselamatan transportasi publik.

Menurut Alwiyah, pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan dan operasional di lapangan.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kejadian ini. Semoga para korban diberikan kekuatan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan harus dibarengi dengan penerapan teknologi modern untuk menekan risiko kecelakaan.

“Sudah saatnya sistem keselamatan diperkuat dengan teknologi yang lebih canggih dan terintegrasi. Jangan sampai kejadian serupa terus berulang,” tegasnya.

Alwiyah juga menyoroti lemahnya pengamanan di perlintasan sebidang, yang hingga kini masih menjadi titik rawan kecelakaan.

“Pengawasan di perlintasan harus diperketat mulai dari penjagaan, sistem palang pintu, hingga disiplin pengguna jalan. Ini menyangkut keselamatan jiwa, tidak bisa dianggap sepele,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, operator, dan masyarakat dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan andal. Ia juga mendorong transparansi dalam penanganan insiden agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Menurutnya, tragedi ini harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan besar-besaran terhadap sistem keselamatan transportasi nasional menuju layanan yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Reporter: Syahrudin
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alwiyah Ahmad Sorot Kasus Daycare di Yogyakarta: Negara Jangan Lalai, Keselamatan Anak Taruhannya!
Kali Ditutup, Rumah Kebanjiran: Warga Cengkareng Barat Menjerit, Minta Pemkot Bertindak
Disorot! SPPG Ulujami Belum Standar, Wakil Kepala BGN: Jangan Main-Main dengan Keamanan Pangan
“Bau Tak Sedap” Wakaf Kandawati: DKM Ditinggal, Dugaan Dana Rp50 Juta Mengalir, Siapa Bermain?
Tersangka Bantargebang Muncul, Pemprov DKI: Hukum Jalan, Pembenahan Digeber!
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen, IPM Tertinggi Nasional dalam LKPJ 2025
Azis Khafia Tegas: Mengubur Ikan Hidup-Hidup Itu Haram!
Siskomas Tak Diundang, Lurah Cipinang Besar Selatan Minta Maaf
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:58 WIB

Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka Tragedi Kereta Bekasi, Desak Evaluasi Total dan Modernisasi Sistem Keselamatan

Rabu, 29 April 2026 - 12:40 WIB

Alwiyah Ahmad Sorot Kasus Daycare di Yogyakarta: Negara Jangan Lalai, Keselamatan Anak Taruhannya!

Selasa, 28 April 2026 - 13:52 WIB

Kali Ditutup, Rumah Kebanjiran: Warga Cengkareng Barat Menjerit, Minta Pemkot Bertindak

Kamis, 23 April 2026 - 17:39 WIB

Disorot! SPPG Ulujami Belum Standar, Wakil Kepala BGN: Jangan Main-Main dengan Keamanan Pangan

Kamis, 23 April 2026 - 17:26 WIB

“Bau Tak Sedap” Wakaf Kandawati: DKM Ditinggal, Dugaan Dana Rp50 Juta Mengalir, Siapa Bermain?

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights