Judi Online Menggila, DPR dan Kemkomdigi Ajak Publik Lawan Bareng!

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News — Judi online makin menjadi-jadi dan kian meresahkan. Pemerintah dan DPR pun angkat suara. Lewat forum diskusi publik bertajuk “Bijak Digital Tanpa Judi Online”, Rabu (29/4/2026), perlawanan terhadap praktik haram ini digaungkan.

Kegiatan yang digelar Ditjen KPM Kemkomdigi bersama Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, di Intel Studio, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ini menyoroti masifnya penyebaran judi online yang kini menyasar semua kalangan.

Syamsu Rizal blak-blakan. Menurutnya, masyarakat khususnya generasi muda harus melek digital, bukan sekadar bisa pakai gadget.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bijak di dunia digital itu wajib. Bukan cuma soal teknologi, tapi juga soal sikap bisa memilah informasi, jaga etika, lindungi data, dan jauhi konten negatif,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan, judi online bukan sekadar permainan.
“Ini jebakan! Dampaknya bisa hancurkan keuangan, ganggu mental, bahkan berujung masalah hukum,” katanya.

Praktisi digital, Wildan Hakim, membeberkan fakta yang bikin geleng kepala. Sepanjang Januari–Maret 2025, tercatat hampir 40 juta transaksi judi online di Indonesia.

Lebih parah lagi, sekitar 2,37 juta orang terindikasi aktif bermain. Mayoritas? Dari kalangan menengah ke bawah.
“Yang kena bukan cuma orang dewasa. Anak dan remaja juga sudah mulai terjerat,” ungkapnya.

Data menunjukkan, ratusan ribu anak hingga jutaan usia produktif ikut terseret arus judi online. Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur jadi daerah paling terdampak.

Menurut Wildan, anak muda jadi target empuk karena tergoda hasil instan dan pengaruh gaya hidup flexing di media sosial.

“Padahal sistemnya sudah diatur. Pemain pasti lebih sering kalah,” tegasnya.

Ia pun mendorong langkah tegas: blokir konten, pasang filter, atur keuangan, dan peran keluarga harus lebih kuat dalam mengawasi aktivitas digital anak.
Senada, tokoh pemuda Andi Mattuju menegaskan, literasi digital jadi kunci utama melawan ancaman ini.

“Jangan anggap remeh. Judi online bisa rusak masa depan. Kita harus lawan bareng,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi untuk hal produktif, bukan malah terjebak praktik merugikan.

Diskusi ini jadi alarm keras: judi online bukan lagi masalah sepele. Tanpa kerja sama semua pihak pemerintah, platform digital, dan masyarakat ancaman ini akan terus membesar.

Reporter: Syahrudin
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBM Subsidi Diduga “Disedot” Berulang di Teluknaga, Warga Gerah: Antrean Panjang, Pertalite Masuk Galon
Peredaran Obat Keras di Jakarta Barat Disorot, Dugaan COD di WC Umum Mencuat
Bea Cukai Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, 10,78 Juta Batang Diamankan
Peredaran Obat Keras di Jakarta Barat Disorot, Polisi Diminta Bertindak Tegas
KPKB Gebrak KPK: Bongkar Tuntas Jejak Rp1,5 Miliar di Pemkab Bogor
TABUNG GAS MELON 3 KG TANPA SEGEL AGEN, SPBE DAN AGEN SALING TUDING
MOTOR DITARIK JAM 00.41 WIB! KTA “MITRA ADIRA” Bikin Heboh, SESUAI SOP ATAU MAIN SERONG?
KPK Bongkar Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Dokumen Pengadaan Disita!
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:46 WIB

BBM Subsidi Diduga “Disedot” Berulang di Teluknaga, Warga Gerah: Antrean Panjang, Pertalite Masuk Galon

Jumat, 11 September 2026 - 16:52 WIB

Peredaran Obat Keras di Jakarta Barat Disorot, Dugaan COD di WC Umum Mencuat

Kamis, 10 September 2026 - 14:50 WIB

Bea Cukai Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, 10,78 Juta Batang Diamankan

Selasa, 8 September 2026 - 16:06 WIB

Peredaran Obat Keras di Jakarta Barat Disorot, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 5 September 2026 - 11:24 WIB

KPKB Gebrak KPK: Bongkar Tuntas Jejak Rp1,5 Miliar di Pemkab Bogor

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights