Pemerintah dan PIK 2 Kolaborasi Stop Buang Air Besar Sembarangan

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teluknaga | Mata Aktual News – Upaya mewujudkan lingkungan sehat dan bebas buang air besar sembarangan (BABS) terus digencarkan di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang. Pemerintah bersama pihak swasta melalui proyek PIK 2 menggelar Deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Aula Kantor Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluknaga, Rabu (18/02/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Agung Sedayu Group melalui proyek PIK 2, PT Toto, Pemerintah Kecamatan Teluknaga, serta Pemerintah Kecamatan Pakuhaji. Program tersebut difokuskan pada penyediaan sarana toilet bagi masyarakat yang belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak.

Acara dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya perwakilan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi, MARS, Camat Teluknaga Kurnia, S.STP., M.Si., Camat Pakuhaji H. Supriyatna, S.Sos., MM., Lurah Pakuhaji, serta Kepala Desa Kampung Besar Ahmad Salim selaku tuan rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, perwakilan Agung Sedayu Group PIK 2 menyampaikan bahwa bantuan pengadaan toilet umum merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya sanitasi dan kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Camat Teluknaga Kurnia secara resmi membuka acara dan memimpin pembacaan deklarasi ODF bersama masyarakat. Dalam deklarasi tersebut, warga Desa Kampung Besar dan Kelurahan Pakuhaji menyatakan komitmen untuk tidak lagi melakukan praktik buang air besar sembarangan serta tidak membiarkan praktik tersebut terjadi di lingkungan mereka.

Lebih lanjut camat kurnia juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan sarana sanitasi yang dinilai sangat bermanfaat. Mereka berharap program ODF dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Dengan adanya deklarasi ini, Desa Kampung Besar dan Kelurahan Pakuhaji menargetkan diri menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan.

Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan menuju tercapainya target sanitasi layak serta mendukung program kesehatan masyarakat di Kabupaten Tangerang secara menyeluruh.

Reporter: M. Insani/ Dian
Editor Ryan Rinaldi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights