Arahan Presiden Ditindaklanjuti, Bogor Gelar Gotong Royong Massal

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Aktual News – Arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar kepala daerah turun langsung membenahi lingkungan tak berhenti di atas kertas. Pemerintah Kabupaten Bogor langsung bergerak. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin aksi gotong royong massal di Kecamatan Babakan Madang, Rabu (4/2/2026).

Sejak pagi, aparat pemerintah, TNI-Polri, perangkat desa, hingga warga menyatu membersihkan lingkungan. Aksi diawali apel gabungan di halaman Kantor Kecamatan Babakan Madang yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika.

Ajat tak menutup mata. Jalanan Babakan Madang dinilainya masih dipenuhi spanduk semrawut dan kabel bergelantungan yang merusak pemandangan sekaligus membahayakan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau mau Bogor jadi daerah tujuan, lingkungannya harus beres dulu. Rambu dan marka jalan harus jelas, kabel-kabel jangan dibiarkan semrawut,” tegas Ajat di hadapan peserta apel.

Menurutnya, gotong royong ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden Prabowo yang disampaikan dalam Rakornas Kepala Daerah di SICC, Sentul, awal pekan ini. Pesannya jelas: daerah harus bersih, tertata, dan nyaman.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, aksi bersih-bersih ini bukan sekadar seremoni untuk pencitraan. Program gotong royong wajib dijalankan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

“Ini bukan acara satu hari. Gotong royong wajib digelar di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Semua harus bergerak,” kata Rudy.

Tak hanya bersih-bersih, Pemkab Bogor juga menargetkan pembangunan minimal satu hektare kawasan hutan di setiap kecamatan. Penanaman pohon dilakukan berkelanjutan, termasuk di hulu Sungai Ciliwung, lahan PSU Desa Hambalang seluas 48 hektare, serta sejumlah lahan lainnya.

Rudy juga menginstruksikan pemerintah desa agar fokus pada normalisasi saluran air. Langkah ini dinilai penting sebagai antisipasi banjir, terutama menjelang bulan Ramadan.

“Kita bersiap dua sampai tiga minggu ke depan. Drainase harus normal agar hujan deras tidak berujung banjir. Masyarakat harus bisa beribadah dengan tenang,” ujarnya.

Ke depan, gotong royong massal ini akan digelar rutin setiap pekan. Pemkab Bogor berharap, langkah konkret ini mampu menjaga Bogor tetap bersih, asri, dan nyaman, bukan hanya untuk warganya, tetapi juga bagi pendatang dan wisatawan.

Reporter: Rossa
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights