Hujan Datang, Desa Lemo Tenggelam, Bupati Turun ke Lokasi

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | Mata Aktual News —
Hujan dengan intensitas tinggi kembali membuat Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, terendam banjir. Air yang menggenangi permukiman warga memaksa Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung ke lokasi pada Jumat (23/1/2026).

Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah, Kepala Pelaksana BPBD Ahmad Taufik, Camat Teluknaga, serta unsur Forkopimcam, Bupati menyusuri kawasan terdampak untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus mendengar keluhan warga.

“Ini respons cepat atas laporan masyarakat. Kami ingin memastikan langsung kondisi yang terjadi serta mencari akar persoalan banjir di Desa Lemo,” ujar Maesyal Rasyid di sela peninjauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir disebut dipicu hujan deras yang turun dalam beberapa hari terakhir. Genangan air tak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga kembali menegaskan bahwa Desa Lemo masih menjadi wilayah rawan banjir saat musim hujan tiba.

Selain meninjau lokasi, Pemkab Tangerang juga menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Namun, Bupati menegaskan penanganan tidak berhenti pada bantuan darurat.

“Hasil temuan di lapangan ini akan langsung kami tindak lanjuti. Besok dinas-dinas terkait akan kami panggil, dan masyarakat akan kami libatkan untuk duduk bersama mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Menurut Maesyal Rasyid, aspirasi dan keluhan warga yang disampaikan secara langsung akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pemerintah daerah ke depan.

“Kita tidak ingin Desa Lemo terus menjadi langganan banjir. Langkah ke depan akan kita putuskan bersama setelah rapat koordinasi,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menyatakan komitmennya untuk memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan banjir dapat dilakukan secara menyeluruh, efektif, dan berkelanjutan.

“Ini bukan pekerjaan satu pihak. Dibutuhkan sinergi semua unsur agar solusi yang diambil benar-benar berdampak bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Alex Didi
Editor: Akmal Aoulia

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir
Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir
Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik
Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Dishub DKI Jakarta Fokus Benahi Tata Kelola dan Tertibkan Parkir Liar, Tegaskan Tak Ada kenaikan Tarif Parkir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dishub DKI Jakarta Resmi Luncurkan Call Center 1500813 di HBKB, Warga Diajak Hadir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Diskusi Desil dan Layanan JakEvo, Warga RW 001 Jatinegara Diberi Edukasi Soal Bansos dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights