Koperasi Merah Putih Jatimulya Dipacu Jadi Penggerak Ekonomi Warga

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Mata Aktual News– Pemerintah Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, mulai memacu penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih Jatimulya.

Upaya tersebut ditandai dengan sosialisasi perdana program pemberdayaan ekonomi warga yang digelar di Aula Kantor Desa Jatimulya, Rabu (7/1/2026).

Sosialisasi ini menjadi langkah awal memperkenalkan koperasi sebagai instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi desa, sekaligus menjawab tantangan ekonomi warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok dan keterbatasan akses permodalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Desa Jatimulya Poniman, S.H., Babinsa Desa Jatimulya Herman, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Jatimulya Rosidi, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tangerang Ahmad Mintarya, Ketua BPD Naji Yasra Putra, Ketua Karang Taruna Nurowi, perangkat desa, serta warga Jatimulya.

Kepala Desa Jatimulya Poniman menegaskan, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar formalitas, melainkan alat strategis untuk memperkuat ekonomi warga secara kolektif.

“Koperasi ini disiapkan sebagai wadah bersama. Mulai dari penyediaan bahan pokok, penguatan UMKM, hingga layanan simpan pinjam. Jika dikelola dengan disiplin dan transparan, koperasi bisa menjadi tulang punggung ekonomi desa,” kata Poniman.

Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif warga agar koperasi benar-benar berjalan sesuai prinsip gotong royong dan keadilan ekonomi, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Jatimulya Rosidi mengungkapkan, koperasi akan fokus pada unit usaha yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Selain penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau, koperasi juga akan membuka layanan simpan pinjam yang dikelola secara profesional.

“Keanggotaan terbuka bagi seluruh warga Jatimulya. Iuran awal Rp50 ribu dan iuran bulanan Rp20 ribu akan digunakan sebagai modal bersama. Prinsipnya, koperasi ini milik warga dan untuk warga,” tegas Rosidi.

Rosidi juga menegaskan komitmen pengurus untuk menjalankan koperasi secara akuntabel agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Pemerintah desa berharap Koperasi Desa Merah Putih Jatimulya tidak berhenti pada seremoni sosialisasi, tetapi benar-benar berfungsi sebagai mesin ekonomi rakyat, memperkuat UMKM lokal, serta meningkatkan kesejahteraan warga secara nyata.

Reporter: Alex Didi
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!
Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan
Garda Prabowo Turun ke Sawah, Bawa Solusi Organik untuk Selamatkan Lahan Pertanian Ciamis
Wamenaker dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri Tangani Sengketa PHK PT Amos Indah Indonesia
Geruduk Kantor Imigrasi, Aktivis Bongkar Dugaan Permainan KITAS WNA Rusia: “Siapa yang Melindungi Mereka?”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:12 WIB

Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:16 WIB

Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:33 WIB

Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:00 WIB

Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights