Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebing Tinggi, Mata Aktual News — Kasus dugaan penolakan pasien lansia yang viral di media sosial berbuntut panjang. Dua petugas Rumah Sakit Kumpulan Pane (RSKP) Kota Tebing Tinggi kini harus menjalani pemeriksaan Inspektorat Pemko Tebing Tinggi.

Pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul mencuatnya isu dugaan penolakan pelayanan terhadap pasien lansia bernama Suliyem (66), warga Berohol, yang memicu kemarahan publik di media sosial.

Kepala Inspektorat Pemko Tebing Tinggi, Muhammad Fachry, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap dua petugas rumah sakit. Hal itu disampaikannya kepada awak media, Kamis (8/1/2026), di depan ruang IGD RSKP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua petugas sedang menjalani proses pemeriksaan terkait dugaan pelayanan yang menyebabkan miskomunikasi antara petugas dan keluarga pasien, sehingga terkesan terjadi penolakan,” kata Fachry.

Menurutnya, respons cepat dilakukan Inspektorat bersama manajemen RSKP untuk memastikan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan internal pemerintah daerah.

“Kami telah menindaklanjuti berita viral di media sosial dengan melakukan pemeriksaan terhadap fakta kejadian dan pihak-pihak terkait. Jika terbukti ada pelanggaran, tentu akan diberikan sanksi sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku,” tegas Fachry.

Sementara itu, Direktur RSKP drg. Lili Marliana sebelumnya telah membantah adanya penolakan pasien. Ia menegaskan peristiwa tersebut terjadi akibat miskomunikasi terkait keterbatasan ruang rawat inap yang sedang penuh.

“Tidak ada penolakan pasien. Yang disampaikan petugas adalah kondisi ruang perawatan yang penuh. Pasien tetap bisa diobservasi di UGD atau dirujuk ke rumah sakit lain jika keluarga menghendaki,” ujar Lili.

Dalam kesempatan yang sama, Lili Marliana yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pemko Tebing Tinggi Fitri Sari Saragih serta Wakil Direktur RSKP menyatakan komitmennya untuk kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Kami berkomitmen menjalankan pelayanan sesuai aturan yang berlaku dan bekerja sama penuh dengan Inspektorat terkait seluruh kebutuhan pemeriksaan. Harapannya, ke depan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ucapnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat pentingnya komunikasi pelayanan yang jelas dan empatik, khususnya dalam penanganan pasien lansia di fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Reporter: AMan
Editor: Redaktur Pelaksana

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”
Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat
Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati
Peringkat RSUD Tipe D DKI Dirilis, Transparansi Layanan Publik Disorot
Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat
Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek
Viral! Lansia Sesak Napas Diduga Ditolak RSUD Kumpulan Pane
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:02 WIB

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”

Senin, 26 Januari 2026 - 18:37 WIB

Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:22 WIB

Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:53 WIB

Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati

Senin, 19 Januari 2026 - 18:58 WIB

Peringkat RSUD Tipe D DKI Dirilis, Transparansi Layanan Publik Disorot

Berita Terbaru

Pemerintahan

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:13 WIB

Verified by MonsterInsights