Jakarta, Mata Aktual News — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Komando Pasukan Khusus pada 16 April 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis pasukan elite dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan mengusung tema “Garda Senyap untuk Negeri”, Kopassus dikenal sebagai satuan khusus di bawah Tentara Nasional Indonesia yang menjalankan berbagai operasi penting secara terukur dan profesional. Perannya mencakup penanggulangan terorisme, operasi intelijen, hingga misi kemanusiaan di berbagai wilayah.
Pemimpin Redaksi Mata Aktual News, Merry Witrayeni Mursal, menyampaikan apresiasi atas dedikasi prajurit Kopassus dalam menjaga keamanan negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-74 Kopassus. Teruslah menjadi garda senyap yang tangguh, profesional, dan setia menjaga kedaulatan NKRI. Dedikasi prajurit Kopassus menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya. Kamis (16/4/2026)
Sejak berdiri pada 16 April 1952, Kopassus telah berkontribusi dalam berbagai operasi yang mendukung stabilitas nasional. Disiplin, kemampuan taktis, serta kesiapan operasional menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang.
Dalam rangka HUT ke-74, berbagai kegiatan digelar, mulai dari upacara militer, bakti sosial, hingga penghormatan kepada prajurit yang gugur. Selain sebagai bentuk penghargaan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Pengamat militer menilai bahwa di tengah meningkatnya ancaman non-konvensional, peran Kopassus tetap relevan dan strategis. Namun demikian, profesionalisme yang diiringi transparansi, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia tetap menjadi hal yang penting dalam setiap pelaksanaan tugas.
Peringatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan nasional merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan kesiapan dan integritas tinggi. Di usia ke-74, Kopassus diharapkan terus menjaga profesionalisme serta kepercayaan publik sebagai salah satu garda terdepan pertahanan negara.
Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Redaksi








