Jakarta, Mata Aktual News— Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tancap gas mendorong pemerataan pembangunan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Balai Kota, Kamis (16/4/2026).

Dengan mengusung tema transformasi Jakarta sebagai kota global, Pramono menegaskan bahwa kemajuan ibu kota tak boleh hanya dirasakan segelintir wilayah.
“Memang secara umum ekonomi Jakarta bagus, inflasi terkendali, investasi naik, pengangguran dan kemiskinan turun. Tapi jangan tutup mata, masih ada ketimpangan antarwilayah,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, ke depan pembangunan Jakarta harus lebih tajam dan berbasis wilayah. Artinya, daerah yang tertinggal harus jadi prioritas, bukan sekadar pelengkap dalam perencanaan.
“Pembangunan harus berorientasi pada pemerataan. Jangan sampai ada wilayah yang terus tertinggal,” ujarnya.
Pramono juga menekankan pentingnya kerja bareng seluruh jajaran Pemprov agar program 2027 tidak hanya jadi rencana di atas kertas, tapi benar-benar terasa manfaatnya bagi warga.
Menariknya, partisipasi masyarakat dalam Musrenbang tahun ini membludak. Sebanyak 61.174 usulan masuk dari warga, mulai dari kebutuhan infrastruktur, ekonomi, hingga pelayanan publik.
“Ini bukti masyarakat ingin terlibat langsung. Tinggal bagaimana kita menjawabnya dengan kerja nyata,” kata Pramono.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya Teguh Setyabudi, Ebi Jarwo, dan Yuke Yurike.
Musrenbang RKPD 2027 diharapkan menjadi pijakan kuat untuk membawa Jakarta naik kelas sebagai kota global—tanpa meninggalkan keadilan sosial bagi seluruh warganya.
Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Redaksi








