Skor Indeks Kemerdekaan Pers Jatim Turun, Kemenko Polhukam Minta Semua Pihak Evaluasi

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, Mata Aktual News— Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menyoroti penurunan tajam skor Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) Provinsi Jawa Timur pada 2024.

Deputi V Kemenko Polhukam Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Marsda TNI Eko Dono Indarto, mengatakan penurunan skor ini harus menjadi perhatian serius semua pihak.

“Kita perlu memperkuat kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga kemerdekaan pers yang profesional dan bertanggung jawab,” kata Eko Dono saat membuka rapat koordinasi “Peningkatan Nilai IKP di Jawa Timur” di Malang, Rabu (18/6/2025), seperti dikutip dari laman resmi polkam.go.id.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Dewan Pers, skor IKP Jatim turun dari 76,55 poin pada 2023 menjadi 67,45 poin pada 2024. Skor ini membuat Jawa Timur turun ke peringkat 33 dari 38 provinsi, jauh merosot dari posisi ke-14 tahun lalu. Adapun rata-rata nasional pada tahun ini berada di angka 69,46 poin.

Penurunan terjadi pada tiga dimensi utama: lingkungan fisik dan politik, lingkungan ekonomi, serta lingkungan hukum.

“Ini menandakan ada tantangan struktural yang harus segera ditangani,” ujar Eko Dono.

Tantangan di Era Digital:

Eko menilai, era digital turut memperbesar tantangan bagi pers. Ia menyebut meningkatnya hoaks, tekanan terhadap jurnalis, serta penyalahgunaan informasi sebagai hambatan yang nyata.

Namun, menurutnya, situasi ini juga bisa menjadi peluang untuk memperkuat kebebasan pers yang sehat.

“Pers yang merdeka adalah pilar utama demokrasi. Tapi kebebasan itu harus disertai tanggung jawab, akurasi, dan etika jurnalistik sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” ujarnya.

Dorong Mediasi Sengketa Pers:

Eko juga mengingatkan aparat penegak hukum agar berhati-hati dalam menangani sengketa pers. Ia menekankan pentingnya dialog dan mediasi sebelum melangkah ke jalur hukum.

“Kami tidak ingin penurunan ini menjadi ajang saling menyalahkan. Justru harus menjadi pemicu perbaikan bersama,” katanya.

Ia berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dan aparat di Jatim menjadikan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga demokrasi.

Dihadiri Dewan Pers dan Mabes Polri:

Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai bagian dari upaya Kemenko Polhukam memperkuat demokrasi melalui penguatan kemerdekaan pers.

Sejumlah narasumber hadir, antara lain Wakil Ketua Dewan Pers, Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), perwakilan Kejaksaan Agung, dan Mabes Polri.

Seluruh peserta sepakat bahwa sinergi lintas sektor penting untuk membangun ekosistem pers yang lebih sehat di Jawa Timur.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati DKI Geledah Gedung Kementerian PU, Menteri Dody Hanggodo: Pendalaman Kasus
Dikomplain Warga, Tempat Sampah ‘Biang Bau’ di Kramat Akhirnya Ditutup Permanen!
Viral Foto AI di Kalisari, Jangan Sampai Rakyat Dikelabui Laporan “Palsu”
Penguatan HAM Aparatur Negara Bukan Pilihan, Tapi Perintah Konstitusi
Sampah Ilegal Dibiarkan? Warga Kramat Ngamuk, Sorot Lemahnya Penertiban Desa dan Kecamatan
Sampah Menumpuk di TPS Rawadas, Imbas Pembatasan di Bantar Gebang Ganggu Aktivitas Warga
Istana Tegaskan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026
Silaturahmi di Gedung Sate Rudy dan Dedi Kompak! Kepala Daerah Diminta Gaspol Kerja Nyata
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 00:34 WIB

Kejati DKI Geledah Gedung Kementerian PU, Menteri Dody Hanggodo: Pendalaman Kasus

Jumat, 10 April 2026 - 00:21 WIB

Dikomplain Warga, Tempat Sampah ‘Biang Bau’ di Kramat Akhirnya Ditutup Permanen!

Selasa, 7 April 2026 - 20:46 WIB

Viral Foto AI di Kalisari, Jangan Sampai Rakyat Dikelabui Laporan “Palsu”

Selasa, 7 April 2026 - 12:37 WIB

Penguatan HAM Aparatur Negara Bukan Pilihan, Tapi Perintah Konstitusi

Sabtu, 4 April 2026 - 22:08 WIB

Sampah Ilegal Dibiarkan? Warga Kramat Ngamuk, Sorot Lemahnya Penertiban Desa dan Kecamatan

Berita Terbaru

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights