Mahasiswa Geruduk Imigrasi Jaktim, Minta Bongkar Dugaan Oknum Main Narkoba

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kaukus Mahasiswa untuk Perubahan menggeruduk Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur, Rabu (7/1/2026). Mereka mendesak aparat penegak hukum membongkar tuntas dugaan keterlibatan oknum pegawai Imigrasi dalam kasus narkotika.

Aksi tersebut dipicu informasi penangkapan seorang oknum Imigrasi yang diduga membawa narkoba di sebuah tempat hiburan malam. Dari pengembangan kasus, aparat juga menemukan uang tunai hingga Rp500 juta yang disimpan dalam brankas milik oknum tersebut.

Mahasiswa menilai temuan itu bukan persoalan kecil. Dugaan keterlibatan aparat negara dalam jaringan narkoba disebut sebagai alarm keras bagi penegakan hukum dan integritas institusi negara, khususnya Imigrasi yang menjadi garda terdepan Indonesia di pintu keluar-masuk orang asing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan kasus receh. Kalau benar ada oknum Imigrasi terlibat narkoba dan menyimpan uang ratusan juta rupiah, jangan coba-coba ditutup-tutupi,” tegas orator aksi, Zefanya Sianturi, di hadapan massa.

Zefanya menegaskan, penyelesaian kasus secara internal dengan alasan menjaga citra institusi justru akan merusak kepercayaan publik. Menurutnya, kasus ini harus diusut terbuka oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian RI.

“Jangan lindungi oknum. Negara tidak boleh kalah oleh aparat yang menyimpang. Kalau hukum tajam ke bawah, tumpul ke dalam institusi, rakyat pasti marah,” cetusnya.

Mahasiswa juga mendesak Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Timur segera menonaktifkan oknum yang diduga terlibat dan menyerahkannya sepenuhnya kepada aparat penegak hukum tanpa intervensi apa pun.

Informasi yang beredar di kalangan massa aksi menyebutkan, penangkapan oknum tersebut terjadi di sebuah tempat hiburan malam. Oknum yang diamankan disebut berasal dari bagian keuangan di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Timur.

Dalam tuntutannya, massa meminta BNN dan Polri bertindak tegas, transparan, dan independen. Mereka juga menuntut jaminan tidak ada pihak yang dilindungi demi menjaga marwah hukum dan kredibilitas institusi negara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kantor Imigrasi Jakarta Timur maupun aparat penegak hukum terkait dugaan kasus tersebut.

Reporter: Syahrudin, Sofyan
Editor Redaktur Pelaksana

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?
Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI
KWJK Soroti Akurasi Data Desil: Jangan Sampai Data Salah, Hak Warga Hilang
PTSL Bojonggede 2019 Diusut, 50 Orang Diperiksa! Pejabat BPN Ikut Dimintai Keterangan
Pemdes Kramat Disorot, Keluarga Anak Disabilitas Mengaku Minim Perhatian dan Akses Bansos
Jangan Biarkan Masker Kembali Jadi Beban di Tengah Ancaman Abu Vulkanik
Pelayanan Kelurahan Tegal Alur Dikeluhkan Warga, Lurah Sulit Dikonfirmasi
PKH Bonisari Bikin Heboh! Kartu ATM Warga Dipegang Orang Lain, Dugaan Pungutan Ikut Mencuat
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:58 WIB

Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?

Jumat, 11 September 2026 - 09:15 WIB

Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

KWJK Soroti Akurasi Data Desil: Jangan Sampai Data Salah, Hak Warga Hilang

Kamis, 10 September 2026 - 07:36 WIB

PTSL Bojonggede 2019 Diusut, 50 Orang Diperiksa! Pejabat BPN Ikut Dimintai Keterangan

Selasa, 8 September 2026 - 15:14 WIB

Pemdes Kramat Disorot, Keluarga Anak Disabilitas Mengaku Minim Perhatian dan Akses Bansos

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights