Pelayanan Stasiun Jatinegara Disorot, Pelanggan Keluhkan Respons Petugas dan Sulitnya Akses Pengaduan

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News— Pelayanan pelanggan di Stasiun Jatinegara menjadi sorotan. Seorang pelanggan Kereta Api Commuter Line, Syahrudin Akbar, mengaku kecewa setelah mengalami kendala penggunaan kartu perjalanan saat hendak memasuki area peron Stasiun Jatinegara, Selasa (15/9/2026).

Persoalan bermula ketika Syahrudin melakukan transaksi top up untuk dua kartu. Berdasarkan struk transaksi yang diterimanya, salah satu kartu dapat digunakan, sementara kartu lainnya tidak dapat digunakan ketika dilakukan tap di pintu masuk.

Akibat kartu tersebut tidak dapat digunakan, anak Syahrudin akhirnya terpaksa menggunakan kartu milik guru kelasnya. Sementara kartu lainnya yang digunakan dalam transaksi yang sama dapat digunakan tanpa kendala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merasa membutuhkan penjelasan, Syahrudin kemudian mendatangi petugas bernama Dipo Guntoro.

Namun, menurut Syahrudin, respons petugas tersebut justru membuatnya kecewa. Ia mengaku saat menyampaikan keluhan, petugas tersebut tertawa.

“Saya datang bukan untuk mencari masalah. Saya hanya ingin mendapatkan penjelasan kenapa kartu yang sudah di-top up tidak bisa digunakan. Tetapi ketika saya menyampaikan keluhan, petugas tersebut justru tertawa. Sebagai pelanggan, tentu saya merasa kecewa,” ujar Syahrudin.

Mau Mengadu, Pelanggan Justru Kesulitan Akses Pengaduan

Kekecewaan Syahrudin kemudian berlanjut ketika dirinya berupaya mencari tempat untuk menyampaikan pengaduan secara langsung.

Menurut Syahrudin, ia tidak melihat adanya ruangan atau meja khusus yang mudah ditemukan untuk menangani keluhan pelanggan di Stasiun Jatinegara.

Ia kemudian diarahkan untuk menghubungi layanan pelanggan melalui nomor 121.

Syahrudin mencoba menghubungi layanan tersebut untuk menyampaikan persoalan yang dialaminya. Namun, komunikasi dengan customer service akhirnya terputus karena pulsa yang dimilikinya tidak mencukupi.

“Saya sudah berusaha menghubungi 121, tetapi karena pulsa saya terbatas, pembicaraan akhirnya terputus,” katanya.

Pengalaman tersebut membuat Syahrudin mempertanyakan akses pengaduan bagi pelanggan yang tidak memiliki pulsa atau memiliki keterbatasan pulsa.

“Pertanyaannya, bagaimana dengan pelanggan yang tidak memiliki pulsa atau memiliki pulsa terbatas? Apakah mereka tidak bisa menyampaikan pengaduan secara langsung di stasiun?” ujarnya.

Stasiun Besar, Pengaduan Jangan Dipersulit

Syahrudin menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian manajemen Stasiun Jatinegara.

Menurutnya, Stasiun Jatinegara merupakan salah satu stasiun penting dan bersejarah yang setiap hari melayani masyarakat dalam jumlah besar. Karena itu, fasilitas pelayanan pelanggan, termasuk sarana pengaduan, semestinya mudah ditemukan dan dapat diakses secara langsung.

“Stasiun Jatinegara ini besar dan bersejarah. Seharusnya ada ruangan atau meja khusus untuk menerima pengaduan pelanggan. Jangan semua persoalan diarahkan ke layanan telepon, karena tidak semua pelanggan mempunyai pulsa yang cukup,” tegasnya.

Ia juga menilai kemampuan petugas dalam merespons keluhan masyarakat menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan.

Menurutnya, pelanggan yang menyampaikan keluhan seharusnya didengarkan terlebih dahulu, kemudian diberikan penjelasan secara baik dan santun.

Tak Semua Petugas Dikritik, Galih Justru Mendapat Apresiasi

Meski kecewa terhadap respons salah seorang petugas, Syahrudin memberikan apresiasi kepada petugas lain bernama Galih.

Menurutnya, Galih memberikan penjelasan secara rinci, ramah, dan santun mengenai persoalan yang terjadi.

Galih, kata Syahrudin, menjelaskan bahwa kendala tersebut berkaitan dengan adanya perjalanan yang mengalami keterlambatan dari arah Depok menuju Jatinegara sehingga berdampak terhadap penggunaan kartu ketika pelanggan melakukan tap di pintu masuk.

“Pak Galih sangat edukatif. Dia menjelaskan persoalannya secara rinci dan dengan bahasa yang mudah dipahami. Bahkan beliau menyampaikan permohonan maaf apabila ada ketidakpuasan terhadap pelayanan dari rekan-rekannya,” ujar Syahrudin.

Menurut Syahrudin, sikap yang ditunjukkan Galih patut diapresiasi dan dapat menjadi contoh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Justru sikap seperti Pak Galih inilah yang seharusnya dilakukan ketika ada pelanggan menyampaikan keluhan. Dengarkan dulu, berikan penjelasan, kemudian kalau memang ada persoalan, sampaikan permohonan maaf kepada pelanggan,” tuturnya.

Syahrudin menegaskan, kritik yang disampaikannya bukan untuk menyudutkan seluruh petugas di Stasiun Jatinegara. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya berharap ke depan manajemen Stasiun Jatinegara menyediakan ruang atau meja khusus pengaduan pelanggan. Dengan begitu, masyarakat yang mengalami kendala tidak perlu kebingungan dan tidak selalu harus mengeluarkan pulsa untuk menyampaikan keluhan,” pungkasnya.

Reporter: Amor
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalin Sinergitas, Jurnalis dan Aktivis Sambangi Kantor Pusat PAM Jaya
Budayantara Angkat Diplomasi Budaya dan Kemanusiaan di Milad Ke-2
Media DetikWib Silaturahmi ke Kelurahan Utan Kayu Selatan, Perkuat Sinergi Informasi Publik
Lawan Banjir Hoaks, Teladani Nabi! UIA dan PJMI Gebrak Gerakan Literasi
Syamsul Arifin Nahkodai DPW SWI DKI Jakarta 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Pers
Bazar RW 10 Cengkareng Barat Digelar Meriah, Sejumlah Artis Ternama Siap Menghibur Warga
GIBAS DKI Jakarta Gelar Maulid Nabi di Makam Pangeran Jayakarta, Khataman Al-Qur’an hingga Tawasul
MMT Apresiasi Pemprov DKI dan Bank Jakarta, Rp48 Miliar Jadi Angin Segar bagi Pedagang Kramat Jati
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:17 WIB

Pelayanan Stasiun Jatinegara Disorot, Pelanggan Keluhkan Respons Petugas dan Sulitnya Akses Pengaduan

Senin, 14 September 2026 - 19:11 WIB

Jalin Sinergitas, Jurnalis dan Aktivis Sambangi Kantor Pusat PAM Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 18:05 WIB

Budayantara Angkat Diplomasi Budaya dan Kemanusiaan di Milad Ke-2

Selasa, 8 September 2026 - 19:03 WIB

Media DetikWib Silaturahmi ke Kelurahan Utan Kayu Selatan, Perkuat Sinergi Informasi Publik

Minggu, 6 September 2026 - 15:23 WIB

Lawan Banjir Hoaks, Teladani Nabi! UIA dan PJMI Gebrak Gerakan Literasi

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights