Lurah Cipinang Besar Utara Gandeng PPSU Bangun Septic Tank untuk Atasi Pencemaran Lingkungan

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Aktual News — Upaya mengakhiri praktik buang air besar sembarangan (BABS) terus digencarkan Pemerintah Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Lurah Agung Budi Santoso memimpin langsung program pembangunan septic tank sebagai solusi untuk mencegah pencemaran air tanah dan sungai akibat bakteri E. coli.

Agung menjelaskan, BABS dapat menimbulkan berbagai penyakit bagi warga yang mengonsumsi air tanah yang terkontaminasi. “Dengan septic tank ini, kami berharap warga tidak lagi membuang limbah langsung ke saluran pembuangan yang mencemari kali,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Program ini mendapatkan dukungan dari Baznas, PMI, dan dana CSR, serta dikerjakan oleh Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cipinang Besar Utara. Di RW 012, terdapat dua titik pembangunan septic tank yang masing-masing dapat dimanfaatkan oleh 3–4 kepala keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prioritas diberikan kepada warga yang masih melakukan BABS, khususnya yang menggunakan toilet terbuka atau “helikopter basah” yang langsung mengalirkan limbah ke kali, dan bersedia beralih menggunakan septic tank.

“Pembuatan septic tank ini bukan fasilitas umum, melainkan untuk warga yang bersedia dan masih melakukan BABS,” tegas Agung.

Ia berharap keberadaan septic tank dapat mengurangi pencemaran lingkungan serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Semoga septic tank ini bermanfaat dan menjadi langkah nyata mengakhiri BABS di wilayah kami,” tutupnya.

Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, Mata Aktual News akan terus memantau perkembangan program ini di lapangan untuk memastikan pelaksanaan sesuai tujuan dan tepat sasaran.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?
Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI
KWJK Soroti Akurasi Data Desil: Jangan Sampai Data Salah, Hak Warga Hilang
PTSL Bojonggede 2019 Diusut, 50 Orang Diperiksa! Pejabat BPN Ikut Dimintai Keterangan
Pemdes Kramat Disorot, Keluarga Anak Disabilitas Mengaku Minim Perhatian dan Akses Bansos
Jangan Biarkan Masker Kembali Jadi Beban di Tengah Ancaman Abu Vulkanik
Pelayanan Kelurahan Tegal Alur Dikeluhkan Warga, Lurah Sulit Dikonfirmasi
PKH Bonisari Bikin Heboh! Kartu ATM Warga Dipegang Orang Lain, Dugaan Pungutan Ikut Mencuat
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:58 WIB

Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?

Jumat, 11 September 2026 - 09:15 WIB

Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

KWJK Soroti Akurasi Data Desil: Jangan Sampai Data Salah, Hak Warga Hilang

Kamis, 10 September 2026 - 07:36 WIB

PTSL Bojonggede 2019 Diusut, 50 Orang Diperiksa! Pejabat BPN Ikut Dimintai Keterangan

Selasa, 8 September 2026 - 15:14 WIB

Pemdes Kramat Disorot, Keluarga Anak Disabilitas Mengaku Minim Perhatian dan Akses Bansos

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights