Dari Otak-Otak ke Pasar Digital, Kampus dan Desa Sangiang Dorong UMKM Naik Kelas

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Mata Aktual News– UMKM tak cukup hanya bertahan. Mereka harus naik kelas. Itulah pesan kuat dari kolaborasi Universitas Prasetiya Mulya dengan Pemerintah Desa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, yang menggelar simulasi dan pendampingan usaha olahan otak-otak, Rabu (4/2/2026).

Di tengah gempuran produk pabrikan dan persaingan pasar yang makin ketat, pelaku UMKM Desa Sangiang didorong keluar dari pola lama. Tak sekadar memproduksi, mereka dibekali cara mengemas produk secara menarik, membangun merek, hingga menembus pasar digital yang selama ini kerap menjadi “tembok tinggi” bagi usaha kecil.

Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho, SSTP., MM., Kepala Desa Sangiang Komarullah, S.H., perangkat desa, hingga civitas akademika Prasetiya Mulya hadir langsung menyaksikan proses simulasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Otak-otak dipilih karena menjadi denyut ekonomi warga sekaligus identitas kuliner desa yang menopang penghidupan banyak keluarga.

Kepala Desa Sangiang Komarullah menegaskan, UMKM tidak boleh terus berjalan sendiri. Pendampingan berbasis ilmu dan praktik dinilai menjadi kunci agar usaha rakyat tidak tergerus perubahan zaman.

“Kalau UMKM hanya mengandalkan cara lama, mereka akan kalah. Kolaborasi ini penting supaya pelaku usaha desa punya daya saing dan keberlanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah desa menempatkan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Selain membuka lapangan kerja, sektor ini dinilai paling tahan menghadapi gejolak ekonomi, asalkan didukung peningkatan kualitas dan akses pasar.

Kolaborasi kampus dan desa ini menjadi sinyal bahwa penguatan ekonomi rakyat tidak bisa setengah-setengah. Ketika ilmu turun ke desa dan potensi lokal diolah serius, UMKM bukan hanya bertahan, tetapi berpeluang menjadi pemain pasar yang diperhitungkan.

Reporter: Alex Didi
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sampah Ilegal Dibiarkan? Warga Kramat Ngamuk, Sorot Lemahnya Penertiban Desa dan Kecamatan
Sampah Menumpuk di TPS Rawadas, Imbas Pembatasan di Bantar Gebang Ganggu Aktivitas Warga
Istana Tegaskan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026
Silaturahmi di Gedung Sate Rudy dan Dedi Kompak! Kepala Daerah Diminta Gaspol Kerja Nyata
Bukit Pariaman Memanas: Eksekusi Diduga Langgar Prosedur
Bahlil Dinilai Sukses Jaga Stabilitas BBM Jelang Lebaran
RSUD Tebet Nyaris “Sesak Napas”! Wali Kota Turun, Aktivis Sentil: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban
Warga Tigaraksa Serbu Pangan Murah Jelang Idul Fitri
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 22:08 WIB

Sampah Ilegal Dibiarkan? Warga Kramat Ngamuk, Sorot Lemahnya Penertiban Desa dan Kecamatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:47 WIB

Sampah Menumpuk di TPS Rawadas, Imbas Pembatasan di Bantar Gebang Ganggu Aktivitas Warga

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:53 WIB

Istana Tegaskan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:42 WIB

Silaturahmi di Gedung Sate Rudy dan Dedi Kompak! Kepala Daerah Diminta Gaspol Kerja Nyata

Senin, 30 Maret 2026 - 17:12 WIB

Bukit Pariaman Memanas: Eksekusi Diduga Langgar Prosedur

Berita Terbaru

Sumatera Barat

Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM

Minggu, 5 Apr 2026 - 15:09 WIB

Verified by MonsterInsights