TANGERANG, Mata Aktual News – Aksi tiga pemuda yang diduga hendak berburu sepeda motor di Kota Tangerang berakhir sebelum sempat beraksi. Tim Presisi Sat Samapta Polres Metro Tangerang Kota lebih dulu mencium gerak-gerik mencurigakan mereka saat patroli dini hari, Selasa (7/7/2026).
Ketiga pria berinisial A (24), DS (28), dan AA (23) dibekuk di Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, sekitar pukul 02.06 WIB. Saat diperiksa, petugas menemukan tiga anak kunci T dan satu gagang kunci T yang diduga akan digunakan untuk membobol sepeda motor.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, mengatakan penangkapan bermula saat Tim 1 Presisi Sat Samapta yang dipimpin Iptu Try Sartoto menggelar patroli Program Jaga Jakarta+.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Petugas melihat tiga orang berboncengan dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dihentikan dan diperiksa, ditemukan tiga anak kunci T dan satu gagang kunci T,” ujar Jauhari.
Polisi juga mengamankan satu kunci kontak sepeda motor Honda, dua unit telepon genggam, serta satu unit Honda Vario merah yang digunakan ketiga terduga.
Yang mengejutkan, saat diinterogasi di lokasi, ketiganya mengaku hendak mencuri sepeda motor. Hasil kejahatan itu, menurut pengakuan mereka, rencananya akan dipakai untuk membeli narkotika jenis sabu. Polisi masih mendalami pengakuan tersebut melalui proses penyidikan.
Ketiga terduga berikut barang bukti langsung digelandang ke Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Jauhari menegaskan patroli dini hari akan terus digencarkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan. Patroli Presisi akan terus kami tingkatkan untuk mencegah tindak kriminal sebelum terjadi,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan kunci pengaman tambahan, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta segera melapor kepada kepolisian apabila melihat aktivitas yang mencurigakan.
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redaksi








