Kapuspen TNI Klarifikasi Isu Hoax: Tegaskan TNI Bukan Provokator Unjuk Rasa

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Timur | Mata Aktual News – Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan bahwa tuduhan prajurit TNI menjadi provokator dalam sejumlah aksi unjuk rasa hanyalah kabar bohong yang digiring dengan framing menyesatkan. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/9/2025).

Freddy menyebut sejumlah isu yang beredar di publik, mulai dari klaim adanya personel Bais TNI ditangkap saat aksi di Fly Over Slipi, Jakarta Barat (28/8/2025), hingga video viral Pratu Handika Novaldo yang diamankan Brimob Polda Sumsel saat kerusuhan di DPRD Sumsel (31/8/2025). Selain itu, turut beredar pula kabar palsu mengenai pria di Sumut yang mengaku anggota TNI, pemberitaan di Ternate terkait pemuda dituding prajurit TNI penghasut kerusuhan, serta video seorang pria yang mengaku diperintah anak anggota TNI untuk menyerang Markas Brimob Cikeas.

Menurut Freddy, rangkaian isu tersebut merupakan hoax yang sengaja digoreng untuk menyudutkan institusi TNI. “Karena berkaitan dengan beredarnya foto, video maupun konten-konten yang bernarasi negatif, kemudian framing-framing yang menyesatkan, yang sebenarnya sudah saya sampaikan 5 hari yang lalu, bahwa itu hoax, tidak benar,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapuspen TNI juga menekankan pentingnya koordinasi intensif yang dilakukan TNI bersama pihak terkait guna meredam potensi dampak buruk dari penyebaran hoax. Ia menilai, narasi yang digiring berpotensi membenturkan TNI-Polri dengan masyarakat.
“Sejak bergulirnya kejadian-kejadian ini, TNI intens melakukan koordinasi terkait dengan permasalahan ini. Ini penting karena seperti saya sampaikan tadi, potensi untuk membentur-benturkan antara TNI-Polri kemudian aparat dengan masyarakat itu begitu besar, dan itu otomatis akan memecah belah persatuan-kesatuan bangsa,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Freddy menegaskan bahwa hubungan TNI-Polri tetap solid. “Sampai dengan saat ini, TNI-Polri itu solid dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, serta akan terus bersinergi untuk menciptakan rasa aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

Reporter: Amor
Editor: Merry Witrayeni Mursal

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Usulkan Akses Udara Militer, Kemhan Tegaskan Masih Dikaji Secara Hati-hati
FKMGS Bersama PT Musim Mas Gelar Penanaman Pohon di Gunung Salak pada Hari Hutan Sedunia 2026
Hari Hutan Sedunia 2026 di Bogor “Mengguncang”: Dari Cipelang, Seruan Jaga Hutan Menggema Keras
KPK Dihujani Kritik Usai Yaqut Jadi Tahanan Rumah
Empat Anggota TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
VIDEO: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Terorganisir, Publik Murka
Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin: Indonesia Harus Siap Mundur dari BOP Jika Prinsip Perdamaian Dilanggar
PENGUMUMAN STOP PERS
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:08 WIB

AS Usulkan Akses Udara Militer, Kemhan Tegaskan Masih Dikaji Secara Hati-hati

Kamis, 9 April 2026 - 02:28 WIB

FKMGS Bersama PT Musim Mas Gelar Penanaman Pohon di Gunung Salak pada Hari Hutan Sedunia 2026

Rabu, 8 April 2026 - 18:09 WIB

Hari Hutan Sedunia 2026 di Bogor “Mengguncang”: Dari Cipelang, Seruan Jaga Hutan Menggema Keras

Senin, 23 Maret 2026 - 02:39 WIB

KPK Dihujani Kritik Usai Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:57 WIB

Empat Anggota TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights