Komisi A DPRD DKI Jakarta: Tertibkan Pelanggaran Tata Ruang di DKI Jakarta

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News– Penataan tata ruang di lima wilayah Kota DKI Jakarta dinilai jauh dari ideal. Pasalnya masih banyak terjadi penyalahgunaan fungsi yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang.
demikian ditegaskan oleh Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta Ali Muhammad Johan saat rapat bersama eksekutif membahas Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2024, dikutip laman dprd-dkijakartaprov.go.id Selasa (17/6/2025).
Dalam kesempatan itu, Ali menyampaikan pada saat melaksanakan reses dan sosialisasi produk hukum banyak mendapatkan aduan dari warga terkait penyalahgunaan fungsi trotoar digunakan sebagai lapak jualan oleh pedagang kali lima (PKL).

Tentu hal itu, menyalahi fungsi aturan yang mengganggu kenyamanan dan keamanan para pejalan kaki.
“Kita mau menuju Jakarta sebagai Kota Global tentunya hal-hal yang seperti ini (penyalahgunaan fungsi trotoar) harus benar-benar dirapikan,” ujar Ali di Gedung DPRD DKI Jakarta.
Untuk itu, Ali meminta lima Walikota di DKI Jakarta bersama camat dan lurah berkoordinasi dengan Satpol PP DKI Jakarta untuk segera menertibkan para pedagang yang masih menyalahi fungsi trotoar.
Sehingga fungsi trotoar dikembalikan fungsinya lagi untuk digunakan para pejalan kaki.
Ali menyayangkan, fasilitas publik yang dibangun dengan anggaran negara justru dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Apalagi, di sisi lain fungsi trotoar yang semestinya dirubah menjadi parkir kendaraan. Tentu hal itu sebuah komitmen rendah terhadap keadilan ruang publik.
Untuk itu, Ali meminta Pemprov DKI menindak tegas penyalahgunaan trotoar itu. Selain itu, mendorong evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Pelanggaran-pelanggaran tata ruang ini terlihat tidak rapih sekali untuk Jakarta sebagai kota global,” pungkas dia

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Merry WM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?
Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI
KWJK Soroti Akurasi Data Desil: Jangan Sampai Data Salah, Hak Warga Hilang
PTSL Bojonggede 2019 Diusut, 50 Orang Diperiksa! Pejabat BPN Ikut Dimintai Keterangan
Pemdes Kramat Disorot, Keluarga Anak Disabilitas Mengaku Minim Perhatian dan Akses Bansos
Jangan Biarkan Masker Kembali Jadi Beban di Tengah Ancaman Abu Vulkanik
Pelayanan Kelurahan Tegal Alur Dikeluhkan Warga, Lurah Sulit Dikonfirmasi
PKH Bonisari Bikin Heboh! Kartu ATM Warga Dipegang Orang Lain, Dugaan Pungutan Ikut Mencuat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:58 WIB

Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?

Jumat, 11 September 2026 - 09:15 WIB

Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

KWJK Soroti Akurasi Data Desil: Jangan Sampai Data Salah, Hak Warga Hilang

Kamis, 10 September 2026 - 07:36 WIB

PTSL Bojonggede 2019 Diusut, 50 Orang Diperiksa! Pejabat BPN Ikut Dimintai Keterangan

Selasa, 8 September 2026 - 15:14 WIB

Pemdes Kramat Disorot, Keluarga Anak Disabilitas Mengaku Minim Perhatian dan Akses Bansos

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights