Bitung, Mata Aktual News — Persatuan Organisasi Lintas Adat, Agama, dan Budaya (POLA) Kota Bitung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 yang dirangkaikan dengan ibadah Pranatal, sebagai wujud syukur dan penguatan nilai toleransi dalam menyambut Hari Raya Natal 2025. Kegiatan tersebut digelar di Aula BPU Sinyo Harry Sarundajang, Kota Bitung, Selasa (23/12/2025).

Peringatan HUT ke-4 POLA mengusung tema “POLA Menjunjung Tinggi Harmoni Perbedaan Menjadi Satu Kerukunan yang Indah Antar Umat Beragama.” Acara ini dihadiri berbagai organisasi kemasyarakatan lintas adat, agama, dan budaya, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat kepolisian, dan perwakilan Pemerintah Kota Bitung.
Kehadiran lintas elemen tersebut mencerminkan kuatnya semangat persaudaraan dan toleransi yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Kota Bitung. Menariknya, unsur kepanitiaan kegiatan juga melibatkan umat Muslim, sebagai bentuk nyata kerja sama lintas iman yang mendapat apresiasi dari para undangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum POLA Kota Bitung, Puboksa Hutahean, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung perjalanan POLA selama empat tahun terakhir.
Menurutnya, POLA yang berdiri sejak 23 Desember 2022 kini telah menaungi 33 organisasi lintas adat, agama, dan budaya yang berkomitmen menjaga ketertiban, persatuan, serta toleransi di Kota Bitung.
“POLA lahir dari kesadaran bersama akan potensi kerawanan sosial. Kami bersepakat membangun wadah yang menjunjung harmoni, memperkuat toleransi, dan menjadi ruang kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” ujar Puboksa.
Ia menambahkan, selama empat tahun perjalanan, POLA aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan advokasi kemasyarakatan. Salah satu fokus perhatian saat ini adalah pendampingan terhadap sepuluh pekerja yang diduga mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak oleh salah satu perusahaan di Kota Bitung.
“Sudah hampir satu bulan kami mendampingi mereka untuk memperjuangkan hak-haknya. Ini bagian dari komitmen POLA dalam membela keadilan sosial, termasuk bagi kaum perempuan dan kelompok rentan,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., melalui Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Kerja Sama Setda Kota Bitung, Edij Rudi Ponamom, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas peran POLA dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.
Ia menilai nilai-nilai Natal tentang kasih, pengharapan, dan persaudaraan sejalan dengan semangat yang terus dihidupi POLA.
“Atas nama Pemerintah Kota Bitung, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada POLA atas kontribusi nyata selama empat tahun dalam menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat,” ujarnya.
Ponamom juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk bagian hukum dan dinas ketenagakerjaan, untuk menindaklanjuti persoalan pekerja yang saat ini didampingi oleh POLA.
Perayaan HUT ke-4 POLA yang dirangkaikan dengan ibadah Pranatal ini menjadi bukti bahwa perbedaan adat, budaya, dan agama bukanlah penghalang, melainkan kekuatan dalam membangun persatuan, kedamaian, dan kerukunan di Kota Bitung.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada dua panti asuhan di Kota Bitung, pemotongan tumpeng, serta pemasangan lilin sebagai simbol perjalanan empat tahun POLA Kota Bitung.
Reporter: M. Aditya Prayuda
Editor: Anandra







