PKK Desa Pangkalan Bangun Tanaman Toga, Ibu Lurah Turun Tangan

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | MataAktualNews — Bukan cuma rapat dan seremoni. Di Desa Pangkalan, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/1/2026), para ibu PKK benar-benar kerja nyata. Mereka bahu-membahu membangun tanaman toga. Yang menarik, Ibu Lurah Aswanah ikut turun langsung ke lapangan.

Aswanah yang juga Ketua TP-PKK Desa Pangkalan tampak menyatu dengan para ibu-ibu. Dari memantau pekerjaan hingga menyemangati anggota PKK yang terlibat, semua dilakukan di lokasi pembangunan tanaman toga.

Pembangunan tanaman toga ini digarap secara gotong royong. Anggota PKK, staf desa, hingga Koordinator MDR ikut ambil bagian. Suasana kerja pun cair. Bahkan di tengah aktivitas, Aswanah mengajak anggota PKK makan bersama sebagai bentuk kebersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para ibu PKK mengaku antusias. Bagi mereka, tanaman toga ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi sosial untuk masa depan warga desa.

“Kami ikhlas capek, yang penting pembangunan tanaman toga ini terlaksana,” ujar salah satu anggota PKK sambil tersenyum.

Ketua TP-PKK Desa Pangkalan berharap taman TOGA dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat, serta menjadi contoh program positif yang bisa dikembangkan di lingkungan lain.

Ia menambahkan bahwa taman TOGA bukan hanya sekadar taman obat, tetapi juga menjadi sarana edukasi, silaturahmi, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu PKK.

“Melalui TOGA, kita ingin mendorong keluarga agar lebih mandiri dalam menjaga kesehatan, sekaligus mempererat kebersamaan dan kepedulian antarwarga,” tambahnya.

Reporter: Alex Didi
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!
Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:12 WIB

Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights