LSM Komando Sambangi Desa Bonisari, Klarifikasi Dana Desa Tak Membuahkan Hasil

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Aktual News – Tangerang
LSM Komando melakukan kunjungan ke Kantor Desa Bonisari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi sebagai lembaga sosial kontrol terhadap kinerja pemerintahan desa, (20/5/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi data penyaluran Dana Desa dari tahun 2022 hingga 2024. Namun, menurut keterangan anggota LSM Komando, M. Insani Bayhaqi, hasil audiensi dengan Kepala Desa Bonisari, H. Mulyadi, dinilai tidak memuaskan.

“Kami telah mengantongi data terkait penyaluran Dana Desa dari tahun 2022 hingga 2024. Kedatangan kami hari ini untuk menyinkronkan data yang kami miliki dengan data dari pihak desa,” ujar M. Insani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu fokus klarifikasi adalah program pemberdayaan ketahanan pangan berupa pemeliharaan kambing dengan anggaran tercatat sebesar Rp112 juta. Namun, menurut Insani, berdasarkan temuan di lapangan, program tersebut diduga fiktif.

“Kami menanyakan kepada Kepala Desa terkait jumlah dan lokasi kambing. Beliau mengatakan ada 26 ekor, tetapi tidak bersedia menunjukkannya kepada kami,” jelasnya.

Selain itu, LSM Komando juga menanyakan sejumlah program lain yang didanai oleh Dana Desa, namun kembali mendapat jawaban yang dinilai tidak transparan. “Kami meminta data resmi desa agar bisa kami cocokkan, tetapi Kepala Desa menyatakan bahwa informasi Dana Desa sudah diumumkan di papan informasi desa,” tambah Insani.

Menanggapi hal ini, Ketua BPD Desa Bonisari, Bapak Wendi, menyampaikan bahwa seluruh anggaran telah terserap dengan baik dan tidak ada program fiktif. “Kami tetap melakukan kajian mendalam untuk memastikan penggunaan Dana Desa tepat guna dan tepat sasaran,” ujarnya.

Namun, ia juga menyampaikan adanya dugaan kejanggalan pada posisi perangkat desa. “Kami mencurigai bahwa staf Kesra atas nama Muhamad Jaka, yang tercantum dalam data base, bukanlah orang yang bekerja di desa. Hal ini sedang kami investigasi,” terang Wendi.

Ia menegaskan, apabila ditemukan unsur pidana, pihaknya akan melaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum, bahkan hingga ke Kejaksaan Agung. “Kami ingin mendorong transparansi di seluruh desa, agar penggunaan Dana Desa benar-benar terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya.

Penulis: Dian Pramudja

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif
UP PMPTSP Jatinegara, Kelurahan Jatinegara Perkuat Sinergi Penataan Fasum
Surat Edaran Bupati Tangerang Dilanggar, Truk Tanah Proyek BBI Pondok Kelor Masih Melenggang
PTSP Setiabudi Gelar Sosialisasi Layanan Jasa Desain Gambar Teknik Perizinan dan Non-Perizinan Gratis
Sambut Dandim Baru, Rudy: Bangun Bogor Tak Bisa Sendiri
Kepercayaan Warga Menipis, FOMPPA Soroti Kondisi Jalan Rusak di Pakuhaji
Kelurahan Tangki Gelar Rapat Koordinasi Bahas Anak Putus Sekolah
Pemerintah dan PIK 2 Kolaborasi Stop Buang Air Besar Sembarangan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13 WIB

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:51 WIB

UP PMPTSP Jatinegara, Kelurahan Jatinegara Perkuat Sinergi Penataan Fasum

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:17 WIB

Surat Edaran Bupati Tangerang Dilanggar, Truk Tanah Proyek BBI Pondok Kelor Masih Melenggang

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:21 WIB

PTSP Setiabudi Gelar Sosialisasi Layanan Jasa Desain Gambar Teknik Perizinan dan Non-Perizinan Gratis

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:58 WIB

Sambut Dandim Baru, Rudy: Bangun Bogor Tak Bisa Sendiri

Berita Terbaru

Pemerintahan

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:13 WIB

Verified by MonsterInsights