Kapolsek Pakuhaji Ajak Pelajar Stop Tawuran: “Menang Jadi Pelaku, Kalah Jadi Korban”

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | Mata Aktual News – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, jajaran Polsek Pakuhaji, Polres Metro Tangerang Kota, menggelar kegiatan menjadi inspektur upacara di sejumlah sekolah tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK di wilayah hukumnya, Senin (11/8/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan serentak oleh Kapolsek, para kepala unit, hingga Bhabinkamtibmas di masing-masing desa yang memiliki sekolah. Selain menyampaikan pesan patriotisme dan nasionalisme, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan imbauan penting kepada para pelajar terkait maraknya kenakalan remaja, khususnya tawuran.

Kapolsek Pakuhaji AKP Rokhmatulloh, SH, menegaskan bahwa generasi muda adalah harapan bangsa yang harus mampu mengemban amanah para pendiri negara.
“Kemerdekaan tidak diraih dengan mudah. Ada keringat, tetesan darah, bahkan nyawa yang menjadi taruhannya. Generasi penerus harus punya wawasan ke depan, semangat juang tinggi, dan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa,” ujarnya di hadapan para siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masa transisi dari remaja menuju dewasa merupakan fase yang rawan terjerumus ke pergaulan negatif seperti minuman keras, narkoba, maupun tawuran pelajar. Ia menekankan pesan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, SH, SIK, MSi, yang menyebut masa depan bangsa ada di pundak para pelajar.
“Jangan biarkan hal-hal negatif menjadi perusak dan penghalang cita-cita kalian,” tegasnya.

AKP Rokhmatulloh mengingatkan bahwa tawuran sama sekali tidak keren dan hanya memberi dua kemungkinan: menjadi korban atau pelaku.

Korban: berisiko mengalami luka serius, bahkan meninggal dunia.

Pelaku: terancam berurusan dengan hukum dan mengecewakan orang tua.

“Mulailah dari diri sendiri, ubah perilaku, jauhi yang negatif, dan kembangkan hal-hal positif. Hidup kita terlalu berharga untuk dihabiskan di jalan yang salah,” tuturnya.

Ia menutup imbauannya dengan ajakan tegas: “Mari kita nyatakan bersama: Kita Anti Tawuran.”

Penulis: Dian Pramudja
Editor: Merry WM

.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Bang Pendi PIK 2 Hadirkan Kejar Paket B dan C Gratis bagi Warga Teluknaga dan Kosambi
Dua Dunia, Satu Perjuangan: Menjadi Sarjana Hukum Tanpa Meninggalkan Panggilan Jiwa
Ustaz Hilal: Cinta Nabi Bukan Sekadar Ucapan, Tapi Harus Dibuktikan Lewat Akhlak Sejak Dini
IKA UNJ Dorong Guru Jadi Kompas Moral di Tengah Badai Digital
Transparansi Pengelolaan Dana Revitalisasi SLB Puspa Mentari Garut Jadi Sorotan, Pihak Sekolah dan Ketua RW Beri Penjelasan
Pagu Anggaran Tak Dicantumkan di Papan Proyek SMK Asy-Syuhada, Dugaan Ketidaktransparanan Disorot
BUKAN SEKADAR PRAMUKA! Najma Hayati Bawa Nama Agam ke Jambore Nasional XII
Proyek Rp1,17 Miliar SLB Puspa Mentari Bikin Geger, Ketua RW Ngaku Tidak Tahu Nilai Anggaran
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:38 WIB

Program Bang Pendi PIK 2 Hadirkan Kejar Paket B dan C Gratis bagi Warga Teluknaga dan Kosambi

Selasa, 8 September 2026 - 13:55 WIB

Dua Dunia, Satu Perjuangan: Menjadi Sarjana Hukum Tanpa Meninggalkan Panggilan Jiwa

Jumat, 4 September 2026 - 14:50 WIB

Ustaz Hilal: Cinta Nabi Bukan Sekadar Ucapan, Tapi Harus Dibuktikan Lewat Akhlak Sejak Dini

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:56 WIB

IKA UNJ Dorong Guru Jadi Kompas Moral di Tengah Badai Digital

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Transparansi Pengelolaan Dana Revitalisasi SLB Puspa Mentari Garut Jadi Sorotan, Pihak Sekolah dan Ketua RW Beri Penjelasan

Berita Terbaru

Jakarta

Kopdar SWI Jaya: Solidkan Barisan, Siapkan Program Gebrakan

Minggu, 20 Sep 2026 - 12:30 WIB

Verified by MonsterInsights