Diduga Membawa Uang Rp29 Juta, Seorang Pria Dilaporkan ke Polsek Metro Setiabudi

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News – Seorang perempuan berinisial WM melaporkan dugaan tindak pidana pencurian atau penggelapan uang tunai senilai Rp29 juta ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.

Laporan tersebut dibuat pada Minggu (26/7/2026) dan telah diterima oleh petugas kepolisian sebagaimana tertuang dalam Surat Tanda Laporan Polisi (STLP) Nomor: LP/B/266/VII/2026/SPKT/Sek.Budi/Res.Jaksel/PMJ. Saat ini, perkara masih dalam tahap penyelidikan.

Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa itu diduga terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Batu Mutiara III RT 15/RW 07, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporannya, WM menyebut uang tunai sebesar Rp29 juta yang disimpan di dalam lemari rumah diduga dibawa oleh seorang pria yang dilaporkannya. Sebelum kejadian, pria tersebut berpamitan keluar rumah dengan alasan hendak membeli paket data telepon genggam.

Namun, sekitar satu jam kemudian pria tersebut tidak kunjung kembali. Pelapor yang mulai merasa curiga kemudian memeriksa lemari tempat penyimpanan uang dan mendapati uang tunai tersebut telah hilang.

Akibat kejadian itu, WM mengaku mengalami kerugian materiil sebesar Rp29.000.000. Ia pun memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Metro Setiabudi agar dapat diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kasus tersebut dilaporkan sebagai dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana diatur dalam Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik Polsek Metro Setiabudi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta dan mengumpulkan alat bukti. Kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan maupun status hukum pihak yang dilaporkan.

Mata Aktual News mengedepankan asas praduga tak bersalah. Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini memiliki hak untuk memberikan klarifikasi, tanggapan, maupun pembelaan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Reporter: Amor
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRAVO KAPOLRI! Camellia Sentil Laporan PT LMA: Jangan Biarkan Rakyat Menunggu Ketidakpastian Hukum!
PASPOR GANDA ANAK DISOROT! Kuasa Hukum Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Penyidik
GAS MELON DITURUNKAN DI BAHU JALAN, AGEN DI GARUT DISOROT!
Kuasa Hukum OLH Minta Kapolda Metro Jaya Turun Tangan, Persoalkan Penanganan Tiga Laporan
13 Kendaraan Diamankan dalam Kasus Solar Subsidi, TNI AD-TNI AL Turun Tangan, Publik Menunggu Jawaban!
Bukan Cuma Bebas, Mental Harus Kuat! Bapas Jaktim/Utara Gembleng 25 Klien Lewat Pelatihan ESQ
BBM Subsidi Diduga “Disedot” Berulang di Teluknaga, Warga Gerah: Antrean Panjang, Pertalite Masuk Galon
Peredaran Obat Keras di Jakarta Barat Disorot, Dugaan COD di WC Umum Mencuat
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:39 WIB

BRAVO KAPOLRI! Camellia Sentil Laporan PT LMA: Jangan Biarkan Rakyat Menunggu Ketidakpastian Hukum!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PASPOR GANDA ANAK DISOROT! Kuasa Hukum Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Penyidik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:06 WIB

GAS MELON DITURUNKAN DI BAHU JALAN, AGEN DI GARUT DISOROT!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Kuasa Hukum OLH Minta Kapolda Metro Jaya Turun Tangan, Persoalkan Penanganan Tiga Laporan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:17 WIB

13 Kendaraan Diamankan dalam Kasus Solar Subsidi, TNI AD-TNI AL Turun Tangan, Publik Menunggu Jawaban!

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights